LENSAINDONESIA.COM: Guna memperkuat ketananan pangan di massa pandemi COVID-19, Pemerintah Kota Surabaya terus menggalakkan swasembada pangan dengan menggunakan metode urban farming. Salah satu metode urban farming telah berhasil diterapkan di Taman Surya Balai Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyampaikan, urban farming salah satu cara yang efektif untuk memperkan kedaulatan pangan di Kota Pahlawan, khususnya saat masa-masa pandemi seperti saat ini.

Menurutnya apa yang dilakukan oleh Pemkot di Taman Surya dapat dijadikan sebagai percontohan dalam melakukan urban farming. Karena menurutnya urban farming tak memerlukan lahan besar. Sehingga masyarakat dapat melakukannya di rumah.

“Di Taman Surya ini merupakan percontohan, jadi tidak harus punya lahan yang besar untuk bercocok tanam. Lalu yang terpenting adalah sustainable pangan di kota kita terjamin,” jelas Eri usai memanen padi hasil urban farming di Taman Surya, Rabu Pagi (09/06/2021).

Eri berharap, warga di Surabaya dapat menerapkan pertanian metode orban farmin disela-sela aktivitasnya. Sebab melalui motode ini, bahkan tanaman padi pun bisa dipanen dalam jangka waktu cukup singkat, 3 bulan.

Kata Eri, jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya akan ikut membantu warga yang telah bercocok tanam dalam proses penjualan hasil panen. Dengan menghubungkan para warga dengan para konsumen. Selain juga dapat dipakai sendiri di rumahnya.

“Hasil panen itu dapat dipergunakan oleh warga untuk ketahanan pangan di rumahnya. Nantinya DKPP bakal mengkoordinir warga yang telah bercocok tanam padi untuk dapar terhubung dengan konsumen,” ungkapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Yuniarto Herlambang yang turut menghadiri panen padi di Taman Surya mengungkapkan, bahwa warga dapat mengisi form dahulu di DKPP bila berminat untuk melakukan urban farming di rumahnya. Kemudian warga akan mendapatkan bibit yang dapat ditanam di rumah masing-masing.

Menurut Herlambang, bibit padi terbaik adalah padi dengan jenis varietas. Karena dapat tahan lebih lama dari hama dan dapat menyesuaikan dengan lahan terbatas. Selain padi, DKPP juga menyediakan tanaman hidroponik lainnya untuk dapat ditanam di rumah.

“Kalau bibit padi kami gunakan jenis varietas, karena lebih kuat hama dan sesuai dengan lahan yang terbatas. Selain bibit padi juga menyediakan bibit untuk tanaman hidroponik lainnya,” terangnya.@Budi

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun