LENSAINDONESIA.COM: Sejumlah anggota DPRD Surabaya disebut-sebut terpapar COVID-19. Selain Ketua DPRD Adi Sutarwijono, dua anggota yang diketahui tertular virus Corona adalah Dyah Katarina dan Abdul Ghoni.

Adi Sutarwijono mengakui dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil tes PCR yang dilakukan Selasa 8 Juni 2021. Meski tidak mengalami gejala klinis yang signifikan, Adi saat ini tengah menjani isolasi mandiri.

“Betul, saya positif COVID-19. Sekarang sedang pemulihan dan saya mohon doanya,” ungkap Adi melalui keterangan tertulis, Kamis malam (10/06/2021).

Sementara itu, Dyah Katarina dalam statsu yang diposting di facebook membenarkan dirinya positif COVID-19 dan sedang menjalani karantina mandiri di sebuah rumah sakit. Dalam unggahan statusnya, istri mantan wali kota Surabaya Bambang DH itu menyampaikan dirinya harus menjalani opmane karena CT value-nya 14.

“Akhirnya harus begini juga…
Ada calon peserta isolasi yg brkt sendiri ke RS, nyetir sendiri jam 11 malam, bw 2 koper, 2 tas tenteng, dan tentunya tas ransel, bagai mau travelling saja.

Bismillah..semoga tak perlu berlama-lama di sini.
Tidak ada gejala serius, hy batpil dan radang tenggorokan slm 3 hari dan sdh membaik saat ikut swab yg keluar hasil positif.
Maunya isoman, tp CTnya hy 14, jd harus opname.
Teman-teman, tetep jaga prokes yaaaaa..meski sudah divaksin.
Semoga kita selalu sehat dan tetap semangat.” tulis Dyah di akun FBnya, Kamis (10/06/2021).

Sedangkan kabar Abdul Ghoni yang juga terpapar COVID-19 disampikan oleh Baktiono, rekannya di fraksi PDIP.

Baktiono menyampaikan, bahwa dirinya bersama Abdul Ghoni sempat satu mobil saat ziarah makam Bung Karno di Blitar. Hanya saja, ketika tes swab dirinya dinyatakan negatif COVID-19.

“Mas Ghoni positif. Padahal saya dan Kadar satu mobil waktu ke Blitar,” ungkap Baktiono.@LI-13

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun