LENSAINDONESIA.COM: Meledaknya virus corona dengan varian baru yang terjadi di daerah Bangkalan Madura, Bupati Jombang Mundjidah Wahab menegaskan bahwa virus tersebut jangan sampai masuk ke wilayah Kabupaten Jombang.

Pasalnya virus varian tersebut datangnya dari pekerja migran asal Indonesia yang terpapar virus corona jenis B.1.1.7 asal Inggris. Maka dari itu, segala upaya tracking dan kewaspadaan dengan tetap patuh protokol kesehatan (Prokes) harus diterapkan dengan baik.

“Jangan sampai, virus itu sampai ke Jombang, dan dalam hal ini masyarakat harus tetap terus waspada,” ujar Bupati Mundjidah kepada sejumlah wartawan, Jombang, Sabtu (12/06/2021).

Bupati Jombang pihaknya membebrkan langkah antisipasi itu berupa imbaun terus menerus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro (PPKM Mikro) berbagai daerah di Jombang yang saat ini lanjut aktif.

“Antisipasinya tetap memperketat dengan menerapkan protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan, juga kurangi aktifitas. Selain pengaktifan posko-posko,” terang Hj Mundjidah Wahab, usai menghadiri acara silaturahim PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Jombang.

Sementara, saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, Jawa Timur, pada Rabu (08/6) lalu, sedang menangani dua pasien asal Bangkalan yang dinyatakan positif Covid-19. Kedua orang tersebut merupakan pasangan suami istri asal Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan. Mereka sampai di Jombang, beberapa hari lalu.

Diungkapkan, Direktur RSUD Jombang Pudji Umbaran, pasien sebelumnya memeriksakan diri di klinik swasta dan dirujuk ke RSUD. Berdasarkan hasil screening dan pemeriksaan swab dengan metode polymerase chain reaction (PCR) terhadap pasangan suami istri itu terkonfirmasi positif Covid 19.

“Siang pada hari itu, hasilnya keluar dengan hasil konfirmasi positif Covid-19,” bebernya.

Dari hasil tracking riwayat perjalanan, lanjut Pudji, kedua pasien diketahui baru saja dari Bangkalan, yang dikhawatirkan tertular Covid-19 varian alpha (varian B.1.1.7 Inggris).

Sehingga yang bersangkutan langsung diperiksa genom di Labskesda Jawa Timur dan ditempatkan diruang isolasi khusus berbeda dengan pasien covid 19.

“Kami pun mengambil sampel yang bersangkutan untuk kita periksakan genom di Labkesda Jawa Timur, dan pasien ditempatkan di ruang isolasi khusus, terpisah dengan isolasi pasien Covid 19,” pungkasnya.@Obi

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun