LENSAINDONESIA.COM: Dalam rangka mengenang 100 Tahun Bapak Pembangunan Soeharto, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Timur menggelar Tahlil dan doa bersama di Masjid Al Muhajidin DPD Golkar Jawa Timur (Jatim). Kegiatan ini diikuti secara virtual oleh seluruh DPD Kabupaten/Kota seluruh Jawa Timur, Rabu (08/06/2021) malam.

Tidak mudah memisahkan antara Golkar dan Soeharto, dalam sejarah perjalanannya membangun bangsa ini, sehingga tidak mengherankan apabila masih banyak kader partai berlogo pohon beringin ini menjadi bagian dari Soehartois.

“Golkar memandang Soeharto berkontribusi besar dalam pembagunan bangsa ini, kita sebagai anak muda sebagai generasi penerus berkewajiban menghargai jasa beliau dan meneruskan apa yang baik yang telah beliau lakukan buat bangsa dan negara, serta mengambil pelajaran dari kekurangan beliau,” Ungkap Ketua DPD Golkar Jatim Sarmuji.

Anggota DPR RI dari Dapil VI Jatim ini, juga menyampaikan besarnya pengagum Soeharto di internal tubuh Golkar merupakan aset yang harus dijaga dan dihormati, menurutnya Golkar adalah rumah sesungguhnya bagi Soehartois, bukan yang lain.

“Yang perlu diketahui di internal Golkar ini pengagum Beliau (Soeharto) itu banyak, dan harus dipelihara, dan yang kemarin diluar atau berpindah partai harus dirangkul untuk diajak kembali pulang. Kenapa kemarin berpindah partai dan tidak berhasil, karena partainya identik dengan Soeharto,” Sambung Alumni Universitas Jember tersebut.

Lebih lanjut Sarmuji menambahkan, kegiatan doa dan Tahlil yang dilaksanakan DPD Golkar jatim merupakan murni penghargaan dan penghormatan atas jasa The Smiling General tersebut bagi Golkar dan bangsa Indonesia.

“Kegiatan ini bukan semata terkait elektabilitas, kemarin mas Reza dari keluarga Pak Harto juga hadir dalam acara Tahlil dan Doa bersama, jadi murni tentang penghormatan terhadap Bapak Pembangunan yang besar jasanya bagi Republik Indonesia,” Pungkasnya. @Sams