LENSAINDONESIA.COM: Ketahanan sejumlah perempuan di daerah-daerah dalam menghadapi pandemi Covid-19 menjadi kekuatan bangsa untuk melewati masa krisis. Salah satu perempuan tangguh di daerah tersebut, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, Minggu (13/06/2021).

Beliau merupakan sosok perempuan yang tangguh dalam segala peranan yang dilakukan. Pandemi Covid-19 menunjukkan pentingnya ketahanan masyarakat. Perempuan Indonesia menjadi fondasi bagi ketangguhan di masa sulit seperti ini.

Yakni berperan penting bagi publik lebih luas dengan menjadi ujung tombak penanganan pandemi hingga kemajuan sains dan ekonomi. Bupati Mundjidah melakukan berbagai kebijakan dalam penanganan pandemi Covid 19 di Kabupaten Jombang.

Di sisi penguatan ekonomi, telah digelontorkan sejumlah bantuan demi menjaga stabilitas ekonomi di daerah agar tidak begitu terdampak oleh krisis akibat pandemi. Sejumlah bantuan diberikan kepada pelaku IKM/UMKM.

Mundjidah Wahab mengungkapkan, stimulus keuangan bagi pelaku usaha mikro menjadi bagian dari skema pemulihan ekonomi.

Pada 2021, Pemkab Jombang menyiapkan stimulus keuangan untuk 2.000 pelaku usaha mikro, masing-masing sebesar Rp 1 juta. Anggaran sebesar Rp 2 miliar untuk mendorong pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 tersebut bersumber dari APBD Jombang tahun 2021.

Perempuan tangguh, yang merupakan juga Putri Pahlawan Nasional KH Wahab Chasbulloh ini terus berupaya agar pelaku usaha, IKM (Industri Kecil Menengah) tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. Karena kelompok itulah yang selama ini paling terdampak.

Selain melalui, Dinas Koperasi Usaha Mikro, juga melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian, sebagai bentuk dukungan supaya mereka bangkit, Bupati Jombang menyerahkan 304 paket bantuan bahan baku produksi kepada IKM makanan dan minuman. Penyerahan secara simbolis itu dilakukan di Pendopo Pemkab Jombang, Senin (10/5) lalu.

“Besar harapan bantuan yang diberikan bermanfaat untuk guna membantu dalam menjalankan usaha. Sehingga dalam situasi pandemi, pelaku usaha tetap bangkit,” tutur Hj Mundjidah Wahab.

Disamping sisi ekonomi, perempuan yang berkiprah dan mengabdi sebagai Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Jombang ini juga sangat humanis dalam penanganan kebijakan vaksinasi yang direalisasikannya. Melalui kerjasama lintas sektor dan dukungan para tokoh.

Di dalam program vaksinasi itu, Putri KH Wahab Chasbulloh yang juga politisi PPP ini membuat kebijakan dengan sistem jemput bola dan juga gebyar vaksinasi lansia yang di laksanakan serentak melalui fasilitas kesehatan di masing-masing Kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang.

“Vaksinasi ini dilakukan secara massif terhadap lansia,” beber Mundjidah Wahab.

Bupati Jombang ini menjelaskan, pihaknya bersama stakeholder dan menggandeng tokoh agama, juga tokoh masyarakat terus mengkampanyekan vaksinasi tersebut. Pelaksanaan vaksinasi lansia ini dilakukan serentak dan juga metode sistem jemput bola dengan menggerakkan bidan desa setempat.

“Alhamdulillah, vaksinasi berjalan lancar dan sudah mencapai 67,9 persen. Target sudah maksimal yang dijalankan, apalagi mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi, ketersediaan vaksin juga cukup terbanyak nomer dua setelah Surabaya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, demi menekan angka sebaran Covid 19 di Kabupaten Jombang. Bupati Mundjidah Wahab ini juga menggalakkan perilaku hidup sehat, juga sosialisasi pencegahan dan menerapkan PPKM skala mikro, yang hasilnya sangat bisa dirasakan, salah satunya pembelajaran tatap muka sudah bisa berjalan.

“Kabupaten Jombang saat ini masuk zona kuning, makanya sudah diberlakukan pembelajaran tatap muka serta kegiatan usaha juga sudah dimulai, tetapi harus tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan,” terangnya.

Bupati perempuan pertama di Jombang ini tak henti-hentinya untuk terus mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona baru. Masyarakat diminta disiplin memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, hindari kerumunan, kurangi aktifitas diluar.

“Yang saya harapkan, masyarakat taat mengikuti aturan protokol kesehatan,” kata Mundjidah Wahab.@Obi

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun