LENSAINDONESIA.COM  Adi Wahyu (23) dan Sution (23) keduanya warga Jl Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, ditangkap Unit Reskrim Polsek Asemrowo, karena diduga menjadi bandar dan pengedar narkoba. Keduanya diringkus bersama barang bukti sabu total 9,55 gram.

Kapolsek Asemrowo, Kompol Hari Kurniawan, mengatakan berawal dari informasi masyarakat, pihaknya berhasil melacak aktivitas dan keberadaan pelakj pihaknya dapat menyasar kedua pelaku.

“Para orang tua merasa resah, dengan situasi disana yang marak peredaran narkotika. Kami yang mendapat informasi dapat menyasar dan mengungkap dua pelaku. Keduanya adalah bandar dan pengedarnya,” terangnya, Kamis (17/6/2021).

Berawal dari tertangkapnya Sution dengan barang bukti 17 klip sabu dengan berat kotor 4,48 gram, yang disembunyikan dalam bungkus rokok, polisi lantas melakukan pengembangan.

Sution mengaku jika belasan poket sabu itu milik Adi. Polisi kemudian bergegas menuju rumah tersangka Adi untuk dilakukan penggeledahan sekaligus penangkapan.

“Di rumah tersangka AW, kami menemukan 4 poket sabu seberat 5,07 gram yang disembunyikan di bungkus rokok di bawah tempat tidur,” tambahnya.

Kepada polisi, Adi mengaku mendapat pasokan sabu dari seseorang yang berinisial DLP yang sekarang menjadi DPO.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat pasal 114 ayat (1) dan 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dan terancam 15 tahun mendekam di penjara. @wendy