LENSAINDONESIA.COM: Wali Kota Madiun Drs. H. Maidi, S.H., M.M., M.Pd., bersama Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Madiun Yuni Setyowati Maidi menghadiri acara Wisuda Tahfizh, serta Pelepasan Santri Tahfizh Anak Usia Dini (TAUD) dan Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) At-Ta’allumu Ma’an Kota Madiun, Kamis (17/6/2021) pagi.

Bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, pelaksanaan kegiatan tersebut dibagi dalam dua sesi, pertama penyerahan apresiasi berupa sertifikat dan trophy kepada 19 peserta, lalu dilanjutkan pelepasan 30 orang santri Tahfizh. Dilakukannya pembagian waktu ini guna mengantisipasi timbulnya kerumunan.

Umi Nurul Susanti selaku Kepala TAUD dan Mit At- Ta’allumu Ma’an Kota Madiun menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mengapresiasi anak-anak dalam menghafal, dan mempertahankan prestasinya. Selain itu, untuk menambah rasa kebanggaan anak terhadap prestasinya sendiri.

Dilaksanakannya kegiatan tersebut di rumah dinas, sekaligus dihadiri langsung oleh Wali Kota Madiun beserta Ibu, menjadi semangat baru bagi para pendidik dalam meningkatkan kualitas mendidik para santri kedepannya.

“Saya berterima kasih sekali kepada Bapak dan Ibu Guru yang telah membimbing anak-anak ini, jangan berhenti tetap lanjutkan terus. Jika nanti ada sesuatu atau kekurangan, saya akan bantu sebisa saya,” ujar Maidi. “Karena anak-anak ini adalah aset yang nantinya menggantikan kita, jadi kedepanya nilainya harus baik, karakternya harus baik, kepandaiannya harus melebihi dari kita,” tambahnya.

Orang nomor satu di Kota Madiun tersebut juga menyampaikan, untuk menjaga Kota Madiun bersama-sama dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Karena kota ini adalah rumah kita, tempat kita bekerja, tempat dimana keluarga kita berada,” pungkasnya. @Limad