LENSAINDONESIA.COM: Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Jawa Timur melakukan sosialisasi anti narkoba kepada pengelola dan karyawan rumah hiburan di LUV Kitchen & Lounge, Spazio, Surabaya, Jumat (17/06/2021).

Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara BNNP dan manajemen LUV Kitchen & Lounge dalam upaya memberantas atau menekan penyalahgunaan narkoba, terutama di tempat-tempat hiburan.

Dalam kegiatan tersebut, sosialisasi anti narkoba juga dijelaskan bisa lebih efektif jika dilakukan dengan konsep yang benar. Terutama dalam menyentuh sasaran dan klaster pengguna narkoba. Salah satunya kampanye menggunakan media sosial dengan visual yang lebih komunikatif dan kreatif.

“Kegiatan ini adalah bentuk sinergi bagaimana sosialisasi anti narkoba dilakukan lebih efektif. Kita juga perlu masukan dari teman teman bagaimana tempat seperti ini bisa menyampaikan pesan anti narkoba,” ujar Ketua BNNP Jawa Timur Brigjen Pol Drs Mohamad Aris Purnomo.

Ia berkeinginan, tempat hiburan yang bisa menjadi tempat sosialisasi dan turut menekan penyebaran narkoba. Hal ini dikarenakan selama ini tempat hiburan berupa kafe, pub dan tempat nongkrong orang berkumpul lainnya dianggap rawan narkoba.

“Yang paling penting adalah bagaimana tempat ini bisa lebih maju dan pesan pesan anti narkoba dapat dilaksanakan,” jelas Aris.

Sementara itu Anto Soedjipto Direktur Operasional PT LUV Inti Sukses Abadi (LISA) menyampaikan, selama ini tempat hiburan yang ia kelola selalu menekankan pentingnya anti narkoba. Kebijakan tersebut berlalu dari Direksi, Manajeman hingga karyawan.

“Kita punya lima outlet dan sebagian besar kita menghindari orang orang yang memakai narkoba. Dari owner, direksi saya jamin bersih semua jadi bisa jadi contoh dari pengusaha hiburan,” jelas Anto.

Meski tempat yang ia kelola akan gencar kampanye anti narkoba, Antok tak kuatir akan kehilangan pelanggan atau omzet. Karena menurutnya kegiatan ini bentuk ikhtiar dan menjadi bagian dalam menekan penyebaran narkoba.

“Alhamdulillah kita tetap eksis di tengah pandemi dan harus bersyukur. Selama ini jika ada yang makai (narkoba) langsung kita suruh keluar karena menggangu pengunjung lainnnya. Resiko pasti ada tapi kita akan tetap kampanye anti narkoba, jelasnya.@rofik