LENSAINDONESIA.COM: Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Surabaya 2021 tingkat SMP Jalur Pendaftaran Prestasi Rapor dikeluhkan sejumlah wali murid. Hal ini karena adanya dominasi peserta dengan nilai yang dianggap ‘tidak wajar’ dari SD Muhammadiyah khususnya SD Muhammadiyah 15 dan 21.

Sejumlah wali murid pun menyangsikan nilai rapor yang sempurna dari para peserta yang berasal SD Muhammadiyah 15 dan 21 tersebut.

“Ini aneh. Kami tidak menuduh curang, tapi ini janggal sekali. Untuk pendaftaran tingkat SMP jalur pendaftaran prestasi rapor di sejumlah sekolah didominasi dua sekolah Muhammadiyah itu. Bahkan mulai peringkat 1 hingga belasan semua berasal dari SD Muhammadiyah 15 atau 21. Nilainya pun rata sempurna hanya selisih koma satu sama lain. Apa benar satu lulusan dari sekolah itu pintar semua?” kata Djodik Rustanto, perwakilan sejumlah wali murid kepada lensaindonesia.com, Selasa (20/06/2021).

Djodik kemudian menunjukkan data mengenai dominasi nilai calon peserta yang dinyatakan lolos PPDB Jalur Pendaftaran Prestasi Rapor dari sejumlah SMPN.

Kata dia, pada PPDB jalur prestasi rapor di SMPN 1 Surabaya, dari 44 peserta yang lolos, mayoritas berasal dari SD Muhammadiyah 15 dan 21 dengan nilai yang nyaris sama yaitu dikisaran 491. “Itu contoh yang terjadi SMPN 1. Silahkan para wali murid cek sendiri,” ucapnya.

Lalu di SMPN 6, lanjut Djodik, juga terjadi fenomena yang sama. Dari 48 peserta yang lolos, sebagian besar berasal dari SD Muhammadiyah 21 dan 15. Sisanya dari beberapa SD lain saja. “Di SMPN 2 dan SMPN 22 juga begitu. Murid dari dua SD itu paling banyak. Ini juga terjadi di sekolah-sekolah lain. Coba ceklah kalau tidak percaya,” ungkapnya.

Akibat dominasi peserta dengan nilai sempurna dari SD Muhammadiyah 15 dan 21 ini, sejumlah wali murid meminta pihak Dinas Pendidikan Kota Surabaya melakukan evaluasi.

“Kami harap Dinas Pendidikan melakukan evaluasi PPDB jalur nilai rapor ni. Masak ya satu sekolah pintar semua, kami kurang yakin. Kami berani kok anak-anak kami dites. Monggo kalau dites dengan anak-anak kami, pintar-pintar beneran nggak itu,” kata seorang ibu wali murid kepada lensaindonesia.com.

Ia menyampaikan, bahwa beberapa wali murid yang anaknya lolos PPDB Kota Surabaya tingkat SMP Jalur Pendaftaran Prestasi Rapor juga banyak yang heran dengan fenomena ini. Intinya mereka meragukan nilai-nilai yang sempurna dari SD Muhmmadiyat 15 dan 21 tersebut.

“Teman saya kerjanya guru, anaknya juga lolos jalur prestasi nilai rapor, tapi dia juga nggak yakin dengan nilai-nilai itu. Ada apa ini? terangnya wanita yang meminta identitasnya dirahasiakan ini. “Saya minta nama saya jangan ditulis di media, karena saya tidak mau ada apa-apa pada anak saya nanti di sekolah, kan juga lolos,” pintanya.

Perampuan asal Karangrejo mengungkapkan, bahwa ada wali murid dari sekolah Muhmmadiyah itu yang sengaja iseng mendaftar saja.

“Ini ada orang tua murid yang cuma iseng mendaftar. Anaknya diterima jalur nilai rapor, tapi anakknya memilih mondok. Ya daftar cuma iseng aja, ini ada buktinya. Kalau tujuannya cuma iseng itu kan merugikan peserta lain. Ya ini memang harus dievaluasi. Banyak lo calon siswa yang dirugikan dengan kalau ada permaina nilai dan iseng seperti itu,” pungkasnya.

Seperti diketahui, PPDB Kota Surabaya 2021 tingkat SMP Jalur Pendaftaran Prestasi Rapor dibuka mulai 16-20 Juni 2021, dan Pengumumannya dilakukan pada 23 JUni 2021.@LI-13