LENSAINDONESIA.COM: PSSI kembali menunda pelaksanaan kompetisi sepakbola Liga 1 dan 2 karena kasus positif COVID-19 di Indonesia mengalami lonjakan lagi.

Penundaan kompetisi ini juga berpengaruh terhadap Liga 3. Sebab, kompetisi Liga 3 yang sedianya dijadwalkan bergulir pada Agustus mendatang di tingkat Asprov PSSI terancam diundur.

Sekretaris Asprov PSSI Jatim Dyan Puspito Rini menyampaikan, bahwa bila kompetisi Liga 1 dan 2 maka Liga 3 secara otomatis juga tidak bisa digelar.

“Kami sudah menerima pendaftaran 70 klub yang ada di Jatim untuk kompetisi Liga 3. Akibat penundaan Liga 1 dan Liga 2, otomatis Liga 3 juga diundur,” jelasnya, Selasa malam (29/06/2021).

Asprov PSSI Jatim tidak melakukan penundaan Liga 3 ini secara sepihak. Karena itu,
menurut Dyan Puspito Rini, itu semua akan dibahas pada acara kongres tahunan PSSI Jatim yang digelar secara virtual pada 14 Juli nanti.

“Sampai saat ini kami belum merancang jadwal baru. Karena pandemi ini kapan berakhirnya saja kami belum tahu. Saat ini kami masih menunggu arahan PSSI dan keputusan pemerintah pastinya. Karena ini memang situasi global,” terang Ririn, sapaan akrab Dyan Puspito Rini.

Ririn menyampaikan, bahwa Asprov Jatim paham bila situasi saat ini akan berpengaruh terhadap jadwal ke depan. Apabila kompetisi tetap digelar, Liga 3 Jatim mungkin baru rampung awal tahun depan. Atau bahkan ada kemungkinan terburuk lainnya.

“Untuk itu mari dengan semangat kebersamaan, persatuan, solidaritas dan saling pengertian kita jaga kondisi kita dan masyarakat Jawa Timur secara khusus dengan taat prokes dan melakukan 5M karena kita masih punya waktu dua bulan lagi. Jika kondisi penyebaran turun dan terkontrol LIGA 3 akan tetap on schedule, itu harapan kita bersama,” imbuh Ririn.@fredy