LENSAINDONESIA.COM: Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang berhasil meraih predikat mumtaz atau memperoleh Akreditasi tingkat A ke tiga sebagai kampus Ma’had Aly berbasis Pondok Pesantren (Ponpes) se-Indonesia.

Peringkat yang diperoleh itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Agama RI nomor 598 tahun 2020. Ma’had Aly sendiri merupakan perguruan tinggi keagamaan Islam berbasis kitab kuning yang diselenggarakan oleh pondok pesantren.

Mudir Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Pesantren Tebuireng, Gus Nur Hannan mengatakan pencapaian yang diraih oleh Ma’had Aly yang paling utama merupakan atas dukungan pengasuh beserta jajaran pengurus Yayasan Hasyim Asy’ari Pesantren Tebuireng.

“Dukungan dari berbagai bentuk dari pihak yayasan mulai dari fasilitasi yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan Ma’had Aly yang optimal dan ideal sejak Ma’had Aly Hasyim Asy’ari didirikan,” sebut Gus Hanan, Jumat (09/07/2021).

Selian itu, lanjut Hanan, adalah hasil kerja tim yang maksimal dalam menyiapkan semua kebutuhan evaluasi dan penilaian (akreditasi) mulai dari persiapan sampai dengan pelaksanaan penilaian. Sehingga Ma’had Aly Hasyim As’ary memperoleh Akreditasi A.

Selain itu, pihaknya melalui Asosiasi Ma’had Aly Indonesia juga mendorong dan mengawal Kementerian Agama RI untuk membentuk Majlis Masyayikh sebagai Lembaga Penjaminan Mutu Eksternal Pendidikan Pesantren sebagaimana amanat UU tentang Pesantren.

Gus Hannan menegaskan melalui Ma’had Aly Indonesia ini mendorong supaya terbentuk Ditjen (Direktorat Jendral) Pesantren dalam rangka optimalisasi layanan dan fasilitasi terhadap Pesantren untuk menjalankan fungsinya dalam bidang pendidikan, dakwah dan pemberdayaan masyarakat.

Pihaknya juga berharap dan mempunyai cita-cita tinggi atas pendirian dari Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang. Para pendiri dan Pengasuh Pesantren Tebuireng terhadap Ma’had Aly Hasyim Asy’ari sebagai lembaga pendidikan tinggi pesantren untuk menyiapkan kader-kader pesantren Tebuireng yang bermanfaat.

“Mampu menjadi agent of change bagi lingkungan masyarakat dimana mereka tinggal setelah lulus dari Ma’had Aly,” harap Gus Hannan.@licom