LENSAINDONESIA.COM: Di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyrakat (PPKM) Darurat di Jawa- Bali, justru Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di 46 kelurahan status zona hijau dan kuning di hari ini, Senin (12/07/2021).

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin mengeluarkan kebijakan menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di enam kelurahan yang berstatus zona oranye COVID-19.

Kepala Dinas Pendidikkan Kota Banjarmasin Totok Agus Daryanto mengungkapkan, pihaknya sudah menerbitkan surat pemberitahuan kepada sekolah di enam kelurahan dari 52 kelurahan di kota tersebut guna menunda PTM yang berstatus zona oranye.

“Surat pemberitahuan ini berlaku mulai sekolah tingkat TK, SD dan SMP baik negeri maupun swasta yang ada di enam kelurahan zona oranye COVID-19 untuk penundaan PTM ini,” tuturnya.

Dari data upfate Tim Gugus Tugas COVID-19 Kota Banjarmasin, enam kelurahan tersebut meliputi: Sungai Miai, Sungai Andai, Surgi Mufti, Pekapuran, Pemurus Dalam dan Tanjung Pagar.

“Kita akan tunda PTM hingga ada perkembangan berikutnya, jadi siswa di enam kelurahan ini masih mengikuti pembelajaran jarak jauh atau daring,” tegasnya.

Sementara kelurahan lain, lanjut Totok, sudah berstatus zona hijau dan kuning, yakni, 46 kelurahan sesuai jadwal pada 12 Juli 2021 digelar PTM.

Merujuk Surat Edaran (SE) dikeluarkannya trekait pelaksanaan PTM terbatas tahun pelajaran 2021/2022 dilaksanakan pada 12 Juli 2021 dengan protokol kesehatan ketat. Diantaranya pengaturan waktu atau jadwal pembelajaran hingga panduan mitigasi risiko COVID-19 mulai dari PAUD, SD dan SMP.

Untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) jumlah per rombongan belajar (rombel) siswa yang diperbolehkan masuk hanya 5 orang dengan waktu pembelajaran maksimal 2 jam.

Lalu untuk tingkat SD, jumlah siswa per rombel hanya 18 orang, dengan waktu pembelajaran maksimal 3 jam per hari. Dan untuk tingkat SMP, jumlah siswa per rombel hanya 18 orang, dengan waktu pembelajaran maksimal 4 jam per hari.@mp,Eld-Licom

 

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun