LENSAINDONESIA.COM: Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah mengikuti vaksinasi COVID-19 massal di Puskesmas Tenggilis, Jumat (09/07/2021).

Legislator asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga rela antere bersama warga lainnya menunggu panggilan petugas untuk disuntik vaksin.

Laila menyampaikan, bahwa susana vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Tenggilis cukup nyaman, tidak berjubel seperti yang diisukan di masyarakat. Apalagi pelayanan petugas juga sangat baik.

“Nyaman ikut vaksin di Puskesmas. Antrenya juga tidak terlalu lama dan tidak berjubel karena sehari memang dibatasi 250 orang. Petugasnya ramah dan warga antrenya bahagia,” ungkapnya usai vaksin.

“Enak (nyaman vaksinasi di Puskesmas). Tidak sakit kena suntik,” tambahnya.

Kata Laila, vaksinasi di Puskesmas bisa di lakukan kapan asal di saat jam kerja. Namun, banyak warga yang memilih datang pagi hari.

“Jadi warga bisa datang sesempatnya. Tentu pelayanan vaksinasi hanya pada jam kerja saja,” jelasnya.

Laila menyampaikan, bahwa vaksinasi COVID-19 ini adalah bagian dari ikhtiar Pemerintah untuk membentengi warganya dari serangan virus Corona.  “Dengan suntikan vaksin, daya tahan tubuh makin kuat dan kalau kena corona tidak sampai fatal,” paparnya.

Sebenarnya Laila sebagai salah satu pimpinan DPRD berhak atas fasilitas vaksin awal. Namun karena alasan kesehatan karena habis operasi, dokter meminta menunggu waktu yang tepat. Jadi, ia akhirnya memilih hari Jumat ini untuk vaksinasi.

Untuk vaksinasi, Laila juga tidak pilih-pilih tempat. Ia lebih suka di Puskesmas terdekat dari rumahnya yang berada di kawasan Kendangsari.

Dengan mengikuti vaksinasi massal bersama warga tersebut, Laila juga bisa memantau langsung proses pelayanan vaksinasi di Puskesmas, apakah dilaksanakan dengan protokol kesehatan (Prokes) ketat atau tidak.

Disampaikan itu, dia juga memiliki kesempatan memberi pemahaman kepada warga akan pentingnya vaksinasi. Sehingga warga yang selama ini belum divaksin segera mendaftarkan diri atau langsung datang ke Puskesmas. Sebab dengan cukup menunjukkan KTP atau KK Surabaya, warga akan langsung bisa mendapatkan layanan vaksinasi.
Bahkan termasuk warga luar Surabaya yang berdomisili di Surabaya bisa ikut vaksin asal membawa surat keterangan domisili dari RT setempat.

Laila  sangat mendukung percepatan vaksinasi yang terus dilakukan Pemkot Surabaya.

Bahkan dia juga pernah meminta agar vaksinasi itu juga menyasar pondok-pondok pesantren dan santri.@adv