LENSAINDONESIA.COM: Melansir data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang perkembangan pasien terkonfirmasi positif Covid 19 secara komulatif untuk pasien terkonfirmasi per tanggal 13 Juli 2021 sebanyak 6.127 orang.

Sejauh ini, meski penyebaran Covid 19 di Kabupaten Jombang masih terus naik, namun tingkat kesembuhan pasien mencapai 78,5 persen. Sedangkan persentase kematian akibat Covid di Jombang mencapai 11,3 persen.

Untuk keseluruhan pasien sembuh di Jombang sejauh ini sudah mencapai 4.811 orang yang dinyatakan telah sembuh. Positif 6127, sembuh 4811 dari sebelumnya 4774 atau ada penambahan kesembuhan sebanyak 37 orang,” kata Budi Winarno Juru Bicara Satgas Covid Jombang dikutip lensaindonesia.com, Rabu (14/07/2021).

Sebagai langkah antisipasi tersebut, proses vaksinasi di Kabupaten Jombang bersumber data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, tertinggi kedua setelah Kota Surabaya. Ini menunjukkan respon positif dan antusias masyarakat dalam mengikuti anjuran pemerintah terkait vaksinasi.

Jumlah sasaran vaksin 976.501 jiwa dan telah terealisasi 99,8% atau 100%,” tambahnya.

Melihat perkembangan angka kesembuhan Covid-19 yang setiap hari mengalami kenaikan, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Akhmad Jazuli mengaku pihaknya sangat optimis, Pemkab Jombang bisa melewati dan melawan Covid-19.

Dengan ikhtiar bersama, kami yakin Jombang bisa menjadi zona hijau dari Covid-19,” tutur Jazuli.

Hal ini dikarenakan sejumlah program dan kebijakan yang diberlakukan dalam pencegahan penyebaran covid 19 berjalan dengan baik. Mulai dari pelaksanaan PPKM Darurat, vaksinasi Covid-19, penyediaan kebutuhan obat, oksigen, dan tempat tidur rumah sakit untuk pasien di Jombang masih terpenuhi.

Kemaren kita sudah cek ketersediaan oksigen untuk kebutuhan rumah sakit masih aman,” imbuhnya.

Kendati demikian, Sekda Jazuli berharap agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Meskipun sudah vaksin dan sebagainya masyarakat harus tetap waspada dan menjaga diri dengan melindungi diri yakni meningkatkan disiplin protokol kesehatan.

Sementara, dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 beberapa pekan terakhir, Satgas Penanganan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menambah ruang isolasi pasien corona. Yang bertempat di bekas Kantor Dinas Kesehatan berkapasitas 68 tempat tidur.

Dijelaskan Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, pemerintah terus berupaya dalam menangani pandemi covid 19. Salah satunya antisipasi lonjakan pasien, Pemkab Jombang menyiapkan ruang isolasi di Kantor Dinas Kesehatan yang mempunyai kapasitas 68 tempat tidur.

Bupati Mundjidah mengungkapkan ruang isolasi yang ditangani tim medis RSUD Jombang ini bisa menampung pasien Covid-19 yang memerlukan pengawasan dan perawatan. Penyiapan tempat isolasi bagi pasien Covid-19 tersebut sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu dan segera difungsikan.

Sarana prasarana lainnya saat ini tengah dipersiapkan dan dalam tahap terus disempurnakan. InsyaAllah ini akan segera bisa difungsikan,” ungkapnya.

Meski sudah menambah tempat isolasi berkapasitas 68 tempat tidur untuk pasien Covid-19, namun pihaknya berharap di Kabupaten Jombang tidak ada lagi warganya yang masuk rumah sakit karena positif Covid-19. Untuk itu, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

Selain mencegah untuk tidak tertular dengan meningkatkan penerapan protokol kesehatan dan menjaga imunitas agar tidak terpapar oleh virus covid 19. Juga berikhtiar dengan doa dan bersama-sama saling menjaga dan peduli terhadap diri, keluarga dan lingkungan.

“Kita berdoa bersama dan terus berikhtiar dengan disiplin protokol kesehatan. Sehat walafiat semuanya,” harap Bupati mengajak peran serta semua elemen masyarakat.@Obi

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun