LENSAINDONESIA.COM: Usai terpilih dari tujuh kandidat calon Direksi Perumda Tirta Taman Sari Kota Madiun pada bulan Juni lalu, Suyoto, S.I.P. dan Heri Sulistyono, S.T. resmi dilantik sebagai Direktur Utama, dan Direktur Administrasi dan Keuangan, Kamis (15/7/2021) siang.

Pemerintah Kota Madiun menggelar Pelantikan Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Taman Sari di Gedung GCIO Kota Madiun

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Pelantikan Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Taman Sari di Gedung GCIO. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Madiun Maidi secara virtual dari Rumah Dinas Wali Kota. Selain itu, tampak hadir secara langsung mengikuti jalannya pelantikan di Gedung GCIO, Wakil Walikota Madiun Inda Raya, serta OPD terkait.

Dalam jumpa pers, Wakil Walikota Inda Raya menyampaikan pesan dari Wali Kota untuk jajaran Direksi yang terpilih, agar mampu memanfaatkan potensi-potensi yang ada di Kota Madiun secara maksimal.

“Bisa memaksimalkan potensi-potensi yang ada di Kota Madiun terutama dengan SDM (Sumber Daya Manusia), dan juga SDA (Sumber Daya Alam) yang sudah ada,” ujar Inda Raya.

Inda Raya juga menyampaikan, pesan dari Wali Kota Maidi, agar Direksi yang baru dilantik bisa mengatur kinerja internal perusahaan dan memberikan kontribusi eksternal.

“Untuk bisa memanage (mengatur) internal dan eksternalnya, juga bisa meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang nantinya terkait produksi air kemasan, air galon yang bisa mensupport kebutuhan air minum di Kota Madiun,” tambah orang nomor dua di jajaran Pemerintah Kota Madiun tersebut.

Untuk informasi, Pejabat PDAM Kota Madiun yang dilantik hari ini telah melalui tahapan UKK ( Uji Kelayakan dan Kepatutan) yang diadakan oleh Panitia Seleksi (Pansel) pada bulan Mei lalu.

Sementara itu, Suyoto, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Taman Sari yang baru dilantik menuturkan, dirinya akan segera melaksanakan apa yang telah dimandatkan oleh Wali Kota Madiun selaku KPM (Kuasa Pemilik Modal) terhadap jajarannya.

“Direksi yang baru harus segera konsolidasi internal terkait penataan kepegawaian yang ada di sana dan juga pengembangan usaha, memanfaatkan potensi yang ada di Kota Madiun yaitu melimpahnya air baku,” ujar Suyoto usai pelantikan.

Ia pun menjelaskan bahwa Perumda Air Minum Tirta Taman Sari Kota Madiun masih memiliki potensi peluang sebesar 60% untuk dikembangkan lagi, sehingga memberi benefit baik internal maupun eksternal.

“Bahwa Perumda selain berorientasi pada kesejahteraan sosial juga berorientasi pada benefit atau benefit oriented,” pungkasnya.

Walikota Madiun menargetkan agar jajaran Direksi yang baru harus mampu menguasai 50% dari omset air minum yang ada di Kota Madiun dalam kurun waktu 18 bulan. Hal ini akan menjadi tugas besar bagi jajaran Direksi Perumda yang bergerak di bidang pendistribusian air bersih bagi masyarakat umum. @Limad