LENSAINDONESIA.COM: Berbagai kebijakan diambil dan upaya dilakukan pemerintah, guna memutus mata rantai penyebaran virus, serta menekan laju peningkatan kasus positif Covid-19, salah satunya adalah pemberlakukan PPKM Darurat sejak 3 Juli lalu, hingga saat ini. Dampak diberlakukannya PPKM Darurat sangat dirasakan bagi sebagian besar kalangan masyarakat, terutama pada segi perekonomian.

Menindaklanjuti kondisi masyarakat yang kian sulit, pemerintah mengambil langkah dengan memberikan berbagai bantuan untuk masyarakat melalui dinas terkait. Namun, tidak semua warga yang terdampak telah terdaftar sebagai penerima bantuan.

Tak tinggal diam, mengetahui akan hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, bekerja sama dengan TNI dan Polri, berupaya mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang belum mendapatkannya dari Dinas Sosial.

Menindak lanjuti hal itu, Polres Madiun Kota menggelar kegiatan bakti sosial untuk menyalurkan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang memang belum terdaftar sebagai penerima bantuan. Bantuan berupa beras tersebut, diserahkan langsung oleh Kapolres Madiun Kota AKBP. Dewa Putu Eka Darmawan, yang didampingi oleh Wakapolres Madiun Kota Kompol Joes Indra Lana Wira, Sabtu (17/7/2021) sore.

“Sesuai perintah Kapolda, kami dari Polres Madiun Kota akan membagikan 1000 paket beras kepada masyarakat di wilayah Madiun Kota. Dan hari ini di Kelurahan Madiun Lor,” ujar AKBP Dewa.

Ia pun mengungkapkan, menurut data, tercatat sekitar 7000 warga Kota Madiun yang belum tersentuh oleh bantuan apapun dari pemerintah.

“Nanti kita bagikan di seluruh wilayah kecamatan Kota Madiun yaitu Manguharjo, Taman, dan Kartoharjo dan wilayah Kabupaten yaitu Jiwan dan Sawahan yang masih termasuk wilayah hukum Polres Madiun Kota,” kata orang nomor satu di Polres Madiun Kota tersebut.

Sementara itu, total keseluruhan paket beras yang akan dibagikan sebanyak 5000 paket masing-masing 5 Kg dan 1 ton tambahan dari donatur, dengan sasaran utama adalah masyarakat yang belum mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah. By name by address.

“Rencananya 5000 paket beras akan dibagikan sesuai data dari Dinas Sosial. Yang kita sasar adalah warga yang belum menerima bantuan BST dan lain-lain dari pemerintah,” jelas AKBP Dewa. “Harapan dari kami, bantuan ini minimal dapat membantu sedikit bagi masyarakat yang terdampak, sehingga dapat membatasi kegiatannya diluar rumah untuk sementara waktu,” tambahnya. @Limad