LENSAINDONESIA.COM: Sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang terdampak PPKM Darurat, pemerintah pusat melalui Perum Bulog menyalurkan bantuan beras. Untuk di Kota Madiun, sebanyak sekitar 139 ton beras mulai didistribusikan kepada masyarakat, Senin (19/7/2021) sore.

Bertempat di depan Balai Kota Madiun, Wali Kota Maidi memberangkatkan ratusan ton beras bantuan itu. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Walikota Inda Raya, dan Kepala Bulog Cabang Madiun Ahmad Mustari.

“Hari ini kita berangkatkan beras (bantuan) PPKM sebanyak 139 ton, untuk 13.592 penerima,” ujar Maidi. “Pengiriman selesai dalam tiga hari,” tambahnya.

Orang nomor satu di Kota Madiun itu mengatakan, dengan adanya tambahan bantuan seperti ini, warga Kota Madiun tidak ada yang kesulitan untuk makan. Maidi pun mengungkapkan, tengah dipersiapkan adanya satu RT, satu dapur umum, untuk membantu warga yang menjalani isolasi mandiri.

“Semuanya harus tenang,” pesannya untuk masyarakat Kota Madiun.

Selain itu, Wali Kota Madiun tersebut juga berpesan agar bantuan yang diterima tidak disalahgunakan.

“Masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan, jangan sampai menjual berasnya kepada siapapun, bahkan tengkulak. Saya akan menindak secara hukum dan tidak ada toleransi bagi yang melanggar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Madiun Ahmad Mustari menjelaskan, Bulog dipercaya oleh Presiden Joko Widodo untuk menyalurkan bantuan beras kepada KPM.

“Khusus untuk Bulog Madiun sendiri mendapat tugas di 2 Kabupaten dan 1 Kota,” ujar Ahmad Mustari.

Ia pun menambahkan, Bulog sudah mengantongi data penerima bantuan dari Kementerian Sosial, sehingga tidak ada nama ganda sebagai penerima bantuan. @Limad