LENSAINDONESIA.COM: Guna mempercepat pembentukan herd immunity, Polres Madiun membuka Gerai Vaksin TNI-Polri di Gor Tunggal Panuluhan Polres Madiun, Rabu (21/7/2021). Dibukanya Gerai Vaksin ini untuk menggelar kegiatan vaksinasi massal untuk masyarakat Kabupaten Madiun, terutama keluarga besar Polri.

Kapolres Madiun AKBP Jury Leonard Siahaan mengungkapkan, pemberian vaksin jenis Sinovac terhadap keluarga besar Polri dan masyarakat ini, merupakan salah satu cara untuk membantu pemerintah dalam mempercepat pembentukan herd immunity atau kekebalan kelompok di tengah-tengah masyarakat Indonesia untuk menghadapi Pandemi Covid-19.

“Selain keluarga Polri, baik para istri/suami, putra-putri dan purnawirawan Polri, kegiatan vaksinasi massal ini juga diikuti oleh masyarakat umum,” ujar AKBP Jury. “Kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan,” tambahnya.

AKBP Jury mengatakan, tidak ada kepastian jika seseorang yang sudah mendapatkan vaksin, sepenuhnya kebal dari ancaman virus. Masih besar kemungkinan orang tersebut memiliki resiko tertular atau terinfeksi Covid-19. Ia pun menghimbau untuk para penerima vaksin, agar melakukan isolasi secara mandiri dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, setelah vaksinasi.

“Vaksinasi memang memiliki manfaat untuk membentuk kekebalan serta mencegah terjadinya perburukan gejala berat bila terinfeksi. Namun demikian, bukan berarti kebal, sehingga masih mungkin tertular atau terinfeksi. Maka dari itu, mari kita tetap mentaati protokol kesehatan dengan disiplin,” himbaunya.

Sebagai informasi, dalam gelaran vaksinasi ini, Polres Madiun memberikan vaksin tahap pertama kepada 260 orang. Direncanakan, kegiatan semacam ini akan terus dilakukan oleh Polres Madiun dengan menggandeng 13 jajaran Polsek yang berada di wilayah hukumnya.

Orang nomor satu di jajaran Kepolisian Resort Madiun tersebut juga berharap, masyarakat yang telah mengikuti vaksinasi masal tersebut, bisa menginformasikan dan mengajak keluarga, kerabat atau sanak saudaranya masing-masing, agar segera mengikuti vaksinasi. Selain itu, juga dapat membantu dalam mengedukasi orang-orang terdekatnya bahwa vaksin itu aman dan halal. Tidak seperti berita-berita hoax yang tersebar tersebar di tengah masyarakat.

“Jelas vaksin ini aman dan halal, bapak dan ibu yang telah divaksin, silahkan mengabarkan kepada keluarga atau kerabatnya, agar tidak takut divaksin. Ceritakan vaksin ini sangat baik dan tidak semenakutkan yang diceritakan orang-orang penebar kegaduhan,” pesannya. @Limad