LENSAINDONESIA.COM: Bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Perum Bulog kembali disalurkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Rabu (21/7/2021) siang.

Pada pengiriman tahap kedua tersebut, sebanyak 55 ton beras diberangkatkan oleh Wali Kota Maidi bersama Kepala Bulog Cabang Madiun Ahmad Mustari, dari Balai Kota Madiun menuju 17 kelurahan di Kecamatan Kartoharjo dan Kecamatan Manguharjo.

“Selama 2-3 hari ini khususnya yang 139 Ton lebih, harus sudah masuk di kelurahan dan sudah diterima oleh penerima,” ujar Maidi. “Semua bantuan sudah langsung kita sampaikan ke sasaran, insyallah selesai 3 hari,” tambahnya.

Wali Kota Madiun itu menyampaikan, kriteria penerima bantuan adalah warga yang merasakan dampak ekonomi, dan bagi mereka yang kesulitan akan segera diberikan bantuan.

“Jadi semuanya kita gelontorkan, kita habiskan, kita selesaikan, dan secepatnya kita akan turun ke lapangan untuk mengevaluasi kekurangan,” tegasnya.

Orang nomor satu di Kota Madiun itu juga mengungkapkan, dirinya akan mengawasi guna memastikan bahwa bantuan tersebut tepat pada sasaran.

“By name by address, jadi kelurahan hanya menyalurkan saja, dan nanti saya akan turun langsung kelapangan untuk mengecek dari RT serta RW, dan ada tahapan-tahapan berikutnya,” ungkapnya

Selain itu, ia pun menghimbau masyarakat, apabila mengalami kesulitan untuk tidak gegabah, dan segera menghubungi Satgas Covid terdekat.

“Saya minta masyarakat untuk tenang, tidak usah bertengkar. Kalau kesulitan, segera hubungi Satgas Covid. Karena ini untuk kepentingan kita bersama, jadi kita selesaikan dengan salam ‘ayo guyu’,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Bulog Cabang Madiun Ahmad Mustari menjelaskan, Bolog kepercayaan untuk menyalurkan bantuan PPKM Darurat 2021 di Kota Madiun.

“Untuk hari ini, jumlah bantuan beras sebanyak 55 Ton, 110 Kg,” ujar Ahmad Mustari. “Dan untuk jenis beras kali ini adalah beras dengan kualitas medium dan kualitasnya baik,” tambahnya.

Selain itu, Ahmad Mustari juga mengungkapkan, stok beras Bulog dalam status aman. Hingga hari ini masih ada 17 ribu Ton beras, untuk persediaan tujuh bulan kedepan. @Limad