LENSAINDONESIA.COM: PT Link Net Tbk First Academy gelar Pasar SAKTI (Shop and Share Awesome Knowledge – Things and Inspiration) mengusung tagline “Mendapat KeSAKTIan di Tengah Ketidakpastian”.

Gelaran tersebut membawa misi kemudahan kepada masyarakat di masa pandemi ini melalui platform digital yang menyajikan informasi terkait produk UMKM, lowongan kerja hingga edukasi bisnis melalui jalur webinar.

Diketahui pandemi menyebabkan penurunan omzet pelaku UMKM seiring turunnya daya beli masyarakat. Di tahun 2020, kontribusi sektor UMKM terhadap PDB nasional mengalami penurunan sebesar 23% (yoy) dari 60,3% menjadi 37,3%.

President Director and CEO PT Link Net Tbk, Marlo Budiman mengatakan, di masa pandemi semua lini bisnis terasa sulit untuk bergerak, namun UMKM masih bisa bertahan. Karen UMKM membawa kontribusi ekonomi cukup besar bagi Indonesia. Ia berharap melalui gelaran Pasar SAKTI dijadikan salah satu pendorong ekonomi di tengah masa pandemi.

“Link Net berkomitmen untuk terus mendukung UMKM agar bisa bertahan dan berkembang,” tutur President Director and CEO PT Link Net Tbk, Marlo Budiman, saat via Zoom, Kamis (22/07/2021).

Ia menambahkan, pergeseran pola konsumsi barang dan jasa dari offline ke online memang akibat dari pandemi Covid-19, hal ini menjadi peluang dan momentum tepat untuk mendigitalisasi UMKM melalui sinergi dan kolaborasi guna mendukung pengembangan sektor potensial ini.

“Potensi digitalisasi ekonomi Indonesia masih sangat besar peluangnya dengan adanya bonus demografis dan penetrasi internet yang terus melonjak kebutuhan setiap tahunnya,” tandasnya.

Menurutnya, pembatasan aktivitas dan mobilitas di masa pandemi juga berpeluang bagi sektor UMKM ataupun startup memasarkan jasa dan produknya secara daring.

“Seluruh pelaku usaha kecil menengah dan bisnis komersial berkesempatan memanfaatkan virtual event Pasar SAKTI sebagai platform untuk mengenalkan layanan dan produknya secara luas melalui Pasar UKM dan Komersial,” imbuh Marlo.

Selain itu, untuk para job hunters dan perusahaan juga bisa terhubung pada Pasar Tenaga Kerja, serta memperoleh beragam pengetahuan dan wawasan di Pasar Ilmu (webinar) berbentuk mega seminar, talkshow & small seminar hingga workshop & classes bersama pemateri-pemateri ahli di bidangnya.

Yosafat Hutagalung, Director PT Infra Solusi Indonesia sekaligus Chief Human Capital Officer PT Link Net Tbk menyatakan, dalam bisnis pastinya akan menghadapi pasang surut, apalagi di masa pandemi ini, untuk itu Pasa SAKTI bisa dijadikan solusi.

“Namun berbekal skill dan kompetensi, setidaknya kemampuan dasar akan sangat membantu para pelaku bisnis usaha kecil dan menengah, startup bahkan profesional untuk bisa menghadapi berbagai perubahan dan tantangan melalui andil di Pasar SAKTI ini,” papar Yosafat.

Sementara itu, Nicky Clara, COO ThisAble Enterprise dan Director of Strategic Partnership Tenoon turut mengutarakan, Pasar SAKTI berpotensi menjadi salah satu support system untuk bisa saling bahu membahu, menguatkan satu sama lain di tengah keterbatasan.

“Survive, percaya diri, berani mencoba dan tidak takut gagal kendati dengan segala keterbatasan, inilah yang memang terus kami suarakan di ThisAble Enterprise dan Tenoon. Optimistime yang diikuti semangat, ketekunan dan kegigihan akan memberikan hasil yang tidak akan mengkhianati proses. Begitu pun mereka yang memiliki keterbatasan juga berkesempatan menunjukkan diri bahwa mereka mampu berkembang dan bersaing,” terangnya.

Festival dan job fair berkonsep virtual animasi 3D ini akan dibuka setiap harinya pada 26 Juli hingga 1 Agustus, mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 17.00 WIB.@Eld-Licom