LENSAINDONESIA.COM: Mewabahnya Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia sejak awal tahun 2020 lalu, ditambah adanya berbagai kebijakan pembatasan sosial dan mobilitas masyarakat guna menekan laju penyebaran virus, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), PPKM Mikro, PPKM Darurat, hingga PPKM berlevel saat ini memberi dampak besar pada hampir seluruh sisi kehidupan masyarakat.

Seolah tak ingin berpangku tangan, menyaksikan kehidupan masyarakat yang kian memprihatinkan di masa sulit ini, berbagai kegiatan sosial digelar oleh sejumlah pihak untuk membantu meringankan beban masyarakat. Salah satunya adalah jajaran Kepolisian Resor Magetan.

Dari pantauan langsung Lensaindonesia.com di lokasi, Polres Magetan tampak membagikan bantuan sosial (Bansos) berupa paket sembako kepada warga masyarakat Cemoro Sewu, Desa Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (24/7/2021).

Seperti diketahui, Cemoro Sewu merupakan perbatasan antara Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah, sekaligus salah satu kawasan wisata yang ada di wilayah Kabupaten Magetan.

Sejak diberlakukannya PPKM Darurat pada 3 Juli hingga 20 Juli 2021 lalu, namun dilanjutkan dengan PPKM Level 4 yang sedianya berakhir pada hari ini, Minggu (25/7/2021), kawasan Cemoro Sewu ini menjadi Pos Check Point PPKM perbatasan (pos penyekatan). Alhasil, tempat wisata yang terkenal sebagai salah satu gerbang jalur pendakian Gunung Lawu ini pun menjadi sepi pengunjung.

“Karena adanya pengendalian mobilitas masyarakat di perbatasan Cemoro Sewu sejak PPKM Darurat, dan sekarang sudah masuk pada PPKM Level 4, mayoritas pedagang di sini tutup, sebab pengunjung atau sekedar pengguna jalan sangat sedikit. Akhirnya berpengaruh pada pendapatan mereka,” ujar Kasat Lantas Polres Magetan AKP Juminanto Nugroho, S.H., M.H. “Kita memberikan bantuan sembako, supaya bisa meringankan beban para pedagang yang ada di sekitar perbatasan Cemoro Sewu,” tambahnya.

Dengan didampingi oleh Duta Vaksin dan Duta Prokes Polres Magetan, Juminanto secara langsung menyerahkan Bansos kepada warga.

Duta Vaksin dan Duta Prokes adalah program Polres Magetan yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dengan pendekatan humanis sehubungan dengan penerapan protokol kesehatan dan manfaat vaksin. Adapun yang menjadi kedua duta tersebut berasal dari kalangan mahasiswa.

Juminanto juga menjelaskan, dibentuknya Duta Vaksin dan Duta Prokes ini agar dapat menyampaikan ke masyarakat, bahwa Pemerintah, TNI, Polri dan aparatur terkait memiliki satu tujuan, yakni menyelamatkan masyarakat.

“Jadi lebih humanis. Mereka nanti yang akan menjelaskan pada masyarakat. Yang sebelumnya takut vaksin biar gak takut vaksin, agar fatalitasnya lebih ringan dari pada yang belum vaksin. Kemudian sesudah vaksin juga harus menjaga Prokes, karena itu untuk keselamatan kita,” pungkasnya.

Pembagian Bansos tersebut mendapat sambutan baik dari warga Cemoro Sewu yang sangat merasakan dampak dengan diberlakukannya PPKM Darurat dan Level 4 ini.

“Saya terpaksa tutup warung mulai pertama kali PPKM Darurat itu, sampai hari ini,” keluh Winda, salah seorang pemilik warung di kawasan Cemoro Sewu. “Tapi ya bagaimana lagi, sudah aturan dari pemerintah,” tambahnya pasrah.

Hal senada diungkapkan oleh Wagio, yang juga pemilik salah satu warung, “Terima kasih atas bantuan paket sembako ini. Beberapa minggu ini saya tidak bisa jualan, karena sepi pembeli,”

Pun sepinya pengunjung diungkapkan oleh Sumarno, seorang petani stroberi dan sayuran di kawasan wisata tersebut. Ia mengaku omset penjualan stroberi dan sayurannya menurun drastis selama pemberlakuan PPKM Darurat.

“Sepi pengunjung selama beberapa minggu ini, otomatis hasil penjualan stroberi dan sayuran juga menurun drastis,” ungkap Sumarno. “Tapi, saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas bantuan ini. Saya senang sekali, dan saya tunggu bantuan berikutnya,” tambahnya.

Sebagai informasi, Polri melalui Polres Magetan membagikan bantuan sosial berupa 10 ribu paket beras, dengan masing-masing paket seberat 5 Kg, untuk masyarakat Kabupaten Magetan yang terdampak pandemi dan PPKM Darurat. Bantuan tersebut kemudian disalurkan melalui Babinkantibmas. @Limad