LENSAINDONESIA.COM: Mencicipi makanan khas suatu daerah merupakan sebuah kegiatan wajib ketika berwisata. Terlebih lagi jika berkunjung ke Madiun, yang notabene memang sudah terkenal dengan pecelnya.

Kurang lengkap rasanya, jika ke Madiun tanpa makan pecel di warung-warung legendaris di Kota Madiun. Jika bosan dengan nasi pecel, Madiun juga masih memiliki makanan yang tak kalah nikmat, yaitu sego jotos. Ditemani dengan kopi ataupun es teh, sego jotos dapat menemani makan malam dan sarapan pagi.

Selain itu, saat berkunjung ke sebuah daerah, tentu saja harus ada buah tangan yang wajib di bawa untuk orang terkasih di rumah. Brem dan madu mongso menjadi pilihan terbaik untuk keluarga di rumah, ketika berkunjung ke Madiun.

Bagi yang belum mengenal keempat makanan khas Madiun tersebut, berikut penjelasan mengenai empat makanan khas Madiun.

Nasi Pecel
Hampir disemua orang mengenal nasi pecel. Makanan yang biasanya terdiri dari nasi dan berbagai macam sayuran seperti daun bayam, tauge, daun turi, cacahan mentimun, serta daun kenikir, yang kemudian disiram dengan sambal kacang selalu menjadi menu favorit warga Madiun. Tak lupa taburan serundeng menjadi penggugah selera makan setiap orang yang ingin mencicipinya. Yang menjadikan pecel Madiun khas adalah cara penyajiannya, yaitu menggunakan pincuk, daun pisang yang dibentuk seperti mangkuk. Selain itu, wisatawan Madiun juga bisa membawakan oleh-oleh keluarga di rumah dengan sambel pecel yang terjual di berbagai tempat di Madiun.

Sego Jotos
Menu favorit kedua yang biasanya dijual di Madiun adalah sego jotos. Jika, pergi ke warung kopi atau angkringan, sego jotos menjadi menu wajib bagi para pengunjung. Porsi sego jotos pas untuk perut dan kantong. Mirip dengan nasi kucing, sego jotos biasanya terdiri dari nasi dengan beragam lauk seperti tahu/tempe, mie, irisan telur, dan lain-lain. Tak lupa keistimewaan sambelnya menjadi senjata pamungkas yang membuat makanan ini menarik untuk di nikmati bersama kopi ataupun segelas es teh.

Brem
Jika memasuki wilayah Madiun, dan pulang tanpa membawa buah tangan, muncul perasaan yang mengganjal. Di Madiun, selain pulang membawa sambal pecel, wisatawan juga dapat membawakan keluarga tercinta dengan makanan ringan yang rasanya begitu khas, yaitu Brem. Makanan yang berbahan dasar beras ketan ini memiliki cita rasa manis dan sedikit asam. Teksturnya padat, tetapi jika suda masuk ke dalam mulut, makan ini akan seperti meleleh dan hancur. Varian rasanyapun banyak, ada original, coklat, stroberi, dan masih banyak lagi. Wisatawan dapat dengan sangat mudah mendapatkan makanan khas Madiun ini karena makanan ini tersedia di berbagai tempat seperti kios-kios di terminal, stasiun, bahkan didalam bus umum.

Madu Mongso

Jika Brem merupakan oleh-oleh khas Madiun, madu mongso merupakan jajanan asli Ponorogo yang justru sangat berkembang dan terkenal di Madiun. Berbeda dengan brem, madu mongso berbahan dasar ketan hitam yang telah difermentasi. Kemudian, ketan hitan ini dibungkus dengan kertas makanan berwarna-warni. Jajanan legit ini, juga sangat mudah ditemukan di toko oleh-oleh yang berada di Madiun. @LI-Digimagz