LENSAINDONESIA.COM: Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada sistem pendidikan di dunia maupun di Indonesia. Pandemi Covid-19 telah mengubah sistem pendidikan yang dimana proses pembelajaran biasanya dilakukan di dalam kelas dengan tatap muka berubah menjadi pembelajaran jarak jauh.

Hal ini menghadirkan beragam tantangan bagi guru, orangtua, dan si anak itu sendiri, untuk tetap fokus dalam belajar, karena banyak yang dapat mengalihkan perhatian anak saat pembelajaran daring.

Berbagai cara yang bisa dilakukan oleh orangtua untuk menjaga dan meningkatkan kemampuan konsentrasi anak. Salah satu adalah melalui permainan.

Jadi, apa saja permainan yang bisa mengisi waktu luang anak, dan sekaligus bermanfaat untuk meningkatkan daya konsentrasinya? Dirangkum dari website BPK Penabur, berikut adalah 7 permainan tersebut:

Teka-teki Silang
Permainan Teka-teki Silang merangsang otak untuk fokus, saat berusaha mencari tahu jawabannya. Selain membantu meningkatkan konsentrasi anak, permainan ini juga dapat membantu mengurangi resiko terhadap penyakit demensia pada anak di masa mendatang. Anda dapat mencari buku teka-teki silang yang sesuai dengan usia anak.

Puzzle
Permainan yang satu ini tentunya sudah tak asing lagi. Puzzle melatih dan meningkatkan konsentrasi anak, karena memaksa anak untuk berkonsentrasi memilah-milah warna dan memecahkan teka-teki gambar.

Catur
Sebagai permainan yang sangat populer di seluruh dunia, siapa yang tak kenal permainan Catur. Permainan Catur ini dikenal dapat melatih anak untuk berpikir kritis dan logis, karena memaksa anak untuk berpikir dengan menggunakan kedua sisi otaknya. Catur dapat membantu meningkatkan konsentrasi pada anak secara signifikan.
Dalam permainan ini, anak ditantang untuk mampu berkreasi dalam memecahkan masalah. permainan papan ini menanta anak untuk berkreasi memecahkan masalah. Ia pun dituntut untuk dapat berkonsentrasi dengan cukup baik, agar bisa memenangkan permainan.

Sudoku
Permainan Sudoku melatih pikiran anak untuk menyerap beberapa strategi dan potongan informasi dalam waktu singkat. Sehingga, pastinya permainan ini juga melatih otak anak untuk berkonsentrasi, hingga pada akhirnya, ia dapat menempatkan semua angka secara berurutan tanpa pengulangan.
Sudoku merangsang otak untuk dapat berpikir cepat, dan membuat anak menjadi lebih baik dalam aktivitas yang memerlukan banyak konsentrasi.

Yoga otak
Meskipun terlihat sederhana, namun permainan ini mampu merangsang konsentrasi otak anak. Cara kerja permainan ini adalah anak harus mengepalkan kedua tangannya, kemudian tegakkan jari kelingking kiri, dan tegakkan ibu jari kanan. Setelah itu, hanya perlu bergantian, lipat kelingking kiri dan tegakkan ibu jari kiri, bersamaan dengan lipat ibu jari kanan dan tegakkan kelingking kanan. Coba lakukan beberapa kali.

Bermain yoga otak melatih kemampuan koordinasi otak dan gerak tubuh. Melakukannya beberapa kali sehari dapat meningkatkan konsentrasi anak secara signifikan.

Permainan nampan
Ini adalah satu permainan sederhana yang mampu meningkatkan daya konsentrasi dan memori anak. Untuk memainkan game ini, Anda dapat meletakkan beberapa barang secara acak di atas nampan. Kemudian minta anak untuk melihat nampan dan mengingat isi nampan dengan cepat, hitung 5 detik, tutupi nampan dengan kain, supaya barang tidak terlihat.
Kemudian minta anak Anda untuk mencoba mengingat semua yang ada di nampan tersebut tanpa melihat. Saat anak mampu menuliskan semua barang yang diingat, buka kain penutup nampannya, dan lihat apakah ada sesuatu yang dilewatkan.

Permainan koper
Permainan ini dapat dilakukan oleh beberapa orang sekaligus, jadi Anda bisa mengajak anggota keluarga yang lain untuk bermain bersama. Permainan koper ini dimulai ketika satu orang harus mengatakan sebuah barang yang dapat dikemas dalam koper. Permainan berikutnya menyebutkan barang yang berbeda, namun juga mengatakan apa yang dipilih orang sebelumnya. Jika anak tidak dapat mengingat perkataan orang sebelumnya, mengulangi, atau melewatkan satu barang dalam daftar, maka ia otomatis kalah dalam permainan tersebut. @LI-Digimagz