LENSAINDONESIA.COM: Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Magetan berhasil meringkus empat tersangka penyalahgunaan narkotik jenis sabu. Dalam penangkapan di tiga lokasi yang berbeda tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa 25 gram lebih sabu-sabu.

Terungkapnya kasus ini bermula dari laporan masyarakat, bahwa di rumah tersangka TWS alias PN (39) yang beralamat di Jalan Kunti, Kelurahan Sukowinangun, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan sering digunakan untuk melakukan transaksi jual beli dan penggunaan narkoba.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satresnarkoba Polres Magetan melakukan penggebrekan, dan berhasil membekuk tersangka dengan BB sebanyak 22 gram, Selasa (27/7/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.

“Rangkaian pengungkapan ini ada empat tersangka. Berawal dari penangkapan tersangka pertama dengan barang bukti 22 gram sabu ini kemudian kita kembangkan ke tiga tersangka yang lain,” jelas Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana dalam Press Conference yang digelar di Mako Polres Magetan, Sabtu (31/7/2021).

AKBP Festo menjelaskan, TWS merupakan seorang pengedar sabu-sabu, dan telah lama menjadi target operasi (TO) Polres Magetan.

“Tersangka pertama dengan barang bukti paling banyak ini memang sudah lama menjadi target kami. Kami jerat dengan pasal pengedar,” jelasnya.

Orang nomor satu di jajaran Polres Magetan tersebut mengaku, penangkapan TWS ini adalah pengungkapan kasus Narkoba dengan barang bukti terbanyak di wilayah Magetan.

“Barang bukti yang kita peroleh dari tersangka TWS alias PN cukup banyak. Mungkin ini yang paling banyak selama penindakan Narkoba di Polres Magetan,” ucap Kapolres Magetan itu.

Mantan Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jatim tersebut juga mengungkapkan, TWS mengaku bahwa ia memperoleh barang haram tersebut dari Lapas Madiun.

“Memang dari beberapa pengungkapan yang kita lakukan lebih banyaknya mengaku mendapat barang dari Lapas Madiun. Tentunya dalam pendalaman kami,” terang Festo.

Usai membekuk TWS, pihak Satresnarkoba Polres Magetan melakukan pengembangan kasus, dan berhasil mengamankan KN (53) dan PYN (50) pada hari yang sama di desa Ginuk, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan saat berpesta sabu. Selanjutnya, satu orang tersangka berjenis kelamin perempuan SR (35) diringkus di rumahnya yang beralamat Desa Getas Anyar, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan pada Rabu (28/7/2021) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Untuk informasi, salah satu tersangka, yaitu PYN, berprofesi sebagai seorang Dalang Wayang Kulit di Kabupaten Ngawi. PYN mengaku terjerat kasus narkoba karena stres kehilangan job selama masa pandemi. @Limad