LENSAINDONESIA.COM: Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana, rupanya, punya kekhasan  setiap memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi. Kekhasannya tak sekadar unik. Ia selalu menebar kejutan cukup menyenangkan bagi peserta yang hadir.

Lantaran kekhasannya, membuat pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara ini bukan cuma beda dibanding motivator lainnya. Karenanya, ia tergolong motivator yang banyak peminat di tanah air. Sampai-sampai untuk bisa mengundangnya harus antre jadwalnya yang padat.

Jurus kejutan-kejutan itu, wajar, Dr Aqua piawai menjadikan suasana acaranya semakin ‘hidup’ dan tambah hangat.  Apa kejutannya? Beragam. Mulai bagi-bagi  uang dan buku, hadiah jalan-jalan ke berbagai objek wisata plus menginap di hotel berbintang, bahkan hingga umrah ke Makkah.

Dr Aqua memberikan semua itu sepertinya tanpa beban. Apa yang dilakukan mengalir begitu saja. Tanpa rekayasa, seolah mengikuti hati nurani. “Mereka yang mendapatkan berbagai hadiah itu merupakan kehendak Tuhan,” demikian dia meyakinkan..

Salah satu agenda kegiatannya, Senin siang (30/8/20210 lalu, misalnya.  Dr Aqua memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Denpom V/3 Malang. Di tengah aktivitasnya, ia tiba-tiba bertanya; “Siapa di antara peserta yang dalam waktu dekat melaksanakan masa persiapan pensiun (MPP)?”.

“Saya mau memberikan hadiah  jalan-jalan ke Bali kepada yang dalam waktu dekat MPP. Ke sana bareng pasangannya. Jadi, sekaligus bulan madu,” ucap Dr Aqua, tersenyum.

Kopka Heru Prasetyo yang beruntung mendapatkan hadiah itu, tentu  tercengang, tak menyangka bakal bersama sang isteri menikmati ‘bulan madu’ kedua di era masa persiapan pensiun.

Motivator ulung itu tampil di Malang memenuhi undangan Komandan Polisi Militer Kodam (Danpomdam) V/Brawijaya Kolonel Cpm Moh. Sawi. Pati itu sengaja meminta Dr Aqua untuk memotivasi seluruh jajaran Pomda V/Brawijaya di Jawa Timur. Diagendakan di Surabaya, Malang, Mojokerto, dan Madiun.

Sebelum di Malang siang pada paginya, Dr Aqua lebih dulu tampil di hadapan para prajurit dan pengurus serta anggota Persit di lingkungan Pomdam V/Brawijaya di Surabaya. Diikuti pula oleh prajurit dari Denpom V/4 Surabaya. Tempatnya di Gedung Aula Mapomdam V/Brawijaya.

Dandenpom Moh Sawi dan istrinya, Ny Hikmah Sawi juga turut hadir. Begitu pula Dandenpom V/4 Surabaya Letkol Cpm David Medion. Topiknya, “Pomad yang Profesional dan Adaptif”.

Sepanjang Senin, Motivator nasional yang memiliki jejaring pertemanan sangat luas ini jadwalnya terus saja padat. Usai Sharing Komunikasi dan Motivasi di Mapomdam V/Brawijaya, ia lantas bergeser menyambangi Denpom V/3 Malang  untuk kegiatan serupa di Aula Gadjah Mada tadi.

Dandenpom V/3 Malang Mayor Cpm Yudho Ari Irawan turut hadir.  Selesai memberikan materi di Denpom 3/ Malang tidak berarti kegiatan Dr Aqua berakhir.

Malamnya, penulis buku “super best seller” Trilogi The Power of Silaturahim ini kembali melakukan aktivitasnya. Sebelumnya, ia dari Malang langsung meluncur ke Madura. Kali ini, sharing Dr Aqua sekitar tiga jam. Tempatnya, di Rumah Sakit Ibu dan Anak Hikmah Sawi, Bangkalan. Berakhir hingga larut malam.

Praktis, dalam sehari itu jadwal pembicara laris ini menjangkau tiga kota. Total kegiatannya itu selama delapan jam.

Esoknya, Selasa pagi (31/8/2021), Dr Aqua sudah berada di Kota Mojokerto. Ia pun melanjutkan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Denpom V/2 Mojokerto. Dipimpin langsung komandannya, Letkol Cpm Sucipto.

Usai di Mojokerto, Dr Aqua segera meluncur ke Madiun. Selasa siang itu, ia memberikan materi terhadap peserta yang sudah menantinya. Acara juga dipimpin langsung Dandenpom V/1 Madiun Mayor Cpm Dahnial Hendra Lukmana.

Selama lima sesi di dua lokasi Sharing Komunikasi dan Motivasi pada Selasa itu, Dr Aqua mengaku puas lantaran semua peserta antusias sekali.

Meski jadwal sangat padat, bapak dari Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana ini tetap semangat setiap melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi. Praktis, para peserta antusias dan banyak yang berebut tanya saat sesi tanya-jawab.

MENYONTOH HERU                                                                                                                                Kisah Sharing Komunikasi dan Motivasi paling seksi ketika Dr Aqua di Malang bertanya siapa yang dalam waktu dekat akan MPP.  Spontan dari kursi belakang, Kopka Heru Prasetyo tunjuk tangan. Dr Aqua memintanya ke depan. Heru pun ditanya kapan MPPnya?

“Saya MPP bulan depan, Oktober 2021. Rencananya mau beternak ayam,” terang Heru.

Mendengar itu, Dr Aqua memberikan apresiasi. Ia meminta semua peserta menyontoh Heru. Karena sudah merencanakan aktivitasnya selama pensiun. Sebagai ungkapan apresiasi, Dr Aqua menawarkan hadiah yang membuat Heru tercengang.

“Dulu, Pak Heru dan istri bulan madu di mana? Jika saat menikah belum sempat bulan madu, saya mau memberikan hadiah bulan madu ke Bali. Nanti, saya belikan tiket pesawat pergi pulang. Selama di sana menginap di hotel berbintang. Di kamarnya akan banyak tulisan love-love,” papar Dr Aqua, disambut tepuk tangan seluruh yang hadir.

Heru mengaku senang mendapat hadiah itu. Apalagi, istrinya Halimah berasal dari Denpasar, Bali.

“Meski istri Pak Heru berasal dari Bali, namun saat Bapak dan Ibu pulang kampung nanti tetap saya siapkan penginapan di hotel berbintang,” kata Dr Aqua, meminta Heru langsung video call istrinya untuk mengabarkan berita gembira itu.

Heru segera mengambil telepon genggam dari kantungnya dan menghubungi istrinya. Kontan suasana berubah gerr. Sebagian peserta tak henti-hentinya mencandai Heru. Dandenpom V/3 Malang Mayor Cpm Yudho Ari Irawan sampaisampai beranjak dari kursinya, memberikan support dengan mendekati Heru.

“Halo Yang, ini saya sedang ikut acara motivator Pak Aqua. Kita dijanjikan ke Bali nginap di hotel bintang 5. Pulang kampung nanti naik pesawat kapal muluk,” ucap Heru kepada istrinya yang asli Bali, dan spontan dijawab ‘hamdallah’. Hadirin pun kembali menggoda Heru.

Bapak dari Pangestu Dini Herma Pratiwi dan Wilujeng Dita Prameswari serta mertua dari Muhamad Aditiya Fasaroh itu menyampaikan kegembiraannya atas hadiah bulan madu MPP. Juga berterima kasih kepada Dr Aqua.

“Kalau Pak Heru ini mendapatkan hadiah bulan madu di Bali, saya hanya tukang pos aja yang mengantarkan. Semua biayanya dari Allah. Saat saya memberikan rezeki ini bukan tambah miskin, tapi makin kaya. Tidak ada ceritanya orang yang ikhlas membantu, tiba-tiba jadi miskin karena bersedekah,” tegas Dr Aqua.

Lantas, sang motivator yang dikenal rendah hati itu menyampaikan pesan kepada Heru dengan nada canda. “Saat Pak Heru mau ke Bali, uang sakunya minta kepada komandan. Itu pun kalau berani,” timpal pria ini, disambut gerr peserta.

KEDEPANKAN JATI DIRI                                                                                                                              Dalam pesannya, pria dengan jejaring pertemanan sangat luas itu juga menekankan setiap personel Pomad agar jangan sekali-kali melupakan sejarah.

“Sebab, sejarah akan membuka mata hati semua bagaimana para pendahulu berjuang, rela berkorban dengan tulus, ikhlas, dan tanpa pamrih. Sejarah menunjukkan bahwa personel Pomad sangat loyal dalam pengabdiannya. Itu telah terbukti termasuk saat transisi penyerahan kekuasaan dari Orde Baru kepada pemerintahan di era reformasi ,”  tegasnya.

Dr Aqua juga menyampaikan  bahwa semangat mempertahankan nasionalisme adalah kemestian dan harus menjadi keniscayaan bagi setiap personel dalam menjalankan tugas dan aktivitas keseharian.

“Teruslah menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sebagai harga mati yang tidak boleh ditawar-tawar lagi,” tandas Dr Aqua.

Lebih jauh disampaikan Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat Bidang Komunikasi Publik itu,  bahwa kunci keberhasilan dalam penugasan bagi prajurit adalah dapat diterima dan mendapatkan tempat di hati rakyat, dengan menjadi contoh dan teladan bagi mereka.

“Prajurit Pomad harus profesional dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Setiap prajurit bersikap ramah-tamah kepada rakyat dan membantu masyarakat. Itu sesuai dengan salah satu komitmen yang ada dalam Delapan Wajib TNI,” tambah Dr Aqua.

Kemudian dosen luar biasa bidang Komunikasi di semua Sekolah Staf dan Komando (Sesko) meminta salah seorang peserta ke depan untuk menyebutkan Delapan Wajib TNI. Rincianya adalah sebagai berikut.

1. Bersikap ramah tamah terhadap rakyat.

2. Bersikap sopan santun terhadap rakyat.

3. Menjunjung tinggi kehormatan wanita.

4. Menjaga kehormatan diri di muka umum.

5. Senantiasa menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya.

6. Tidak sekali-kali merugikan rakyat.

7. Tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat.

8. Menjadi contoh dan memelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

Selesai menyebut Delapan Wajib TNI satu-persatu, seperti biasanya Dr Aqua memberikan hadiah sejumlah uang kepada peserta yang beruntung. Sedangkan seluruh yang hadir  bertepuk tangan memberi apresiasi.

JANGAN MENAKUTI DAN MENYAKITI                                                                                                 “Jika kita menyimak Delapan Wajib TNI yang tadi disampaikan teman kita, maka para prajurit TNI jangan pernah menakuti dan menyakiti hati rakyat. Sebaliknya, berusaha secara optimal membantu kesulitan saudara-saudara kita tersebut,” pesan Dr Aqua.

Pria yang sudah mengumrahkan gratis lebih dari 150 orang dari berbagai kalangan dari hasil penjualan buku “super best seller” karyanya yang berjudul “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi” itu, menegaskan di mana pun serta kapan pun bertugas, setiap personel Pomad harus bisa menjaga nama baik korps Pomad.

Hal itu, lanjut dia, dilakukan dengan selalu mengedepankan jati diri dan harga diri yang harus dipertahankan dan dilestarikan sepanjang masa, selalu, dan selama-lamanya.

Salah satu upaya agar dapat diterima dengan baik di lingkungan kerja, rumah, dan khususnya masyarakat, maka setiap prajurit harus  memperkuat kemampuan komunikasinya. Membangun komunikasi efektif dapat dilakukan dengan berusaha untuk selalu menggunakan bahasa yang baik dan mengedepankan sopan santun.

“Selain itu, kita juga harus mempelajari konsep bahasa nonverbal. Sehingga dalam setiap proses komunikasi kita dapat menyampaikan dan menerima pesan komunikasi secara efektif. Dengan begitu, berkomunikasi dengan siapa pun selalu lancar,” ujar mantan wartawan beberapa media mainstream ini.

Dr Aqua mengungkapkan untuk menggapai keberhasilan dalam kehidupan, seseorang tidak bisa hanya mengandalkan pada kecerdasan berpikir. Membutuhkan hal lainnya.

“Keberhasilan dan kebahagiaan dalam hidup hanya bisa diperoleh lewat kecerdasan komunikasi dan kecerdasan hati. Oleh karena itu, setiap kalangan termasuk prajurit dituntut  mengasah kemampuan komunikasi secara komprehensif tanpa harus belajar secara formal,” papar anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat itu.

Untuk mencapai efektivitas komunikasi, menurut Dr Aqua,  yang jadwal kegiatannya di masa pandemi Covid-19 tetap padat ini, personel Pomad harus dapat menjalankan rumus REACH Plus AC. Hal ini mengacu pada lima aspek, yakni “Respect” atau perhatian. Yaitu, di mana saja, kapan pun, kepada siapa pun selalu menghormati, jangan pernah meremehkan.

“Ketika ada orang yang meremehkan seseorang, maka dia akan berhadapan sama Tuhan sebagai pencipta seluruh manusia. Jika itu terjadi pasti orang tersebut bakal mengalami berbagai cobaan yang merupakan peringatan dari Tuhan,” tegas Dr Aqua.

Kemudian, “Empathy” atau bisa menempatkan diri. Yaitu, bagaimana merasakan apa yang dirasakan orang lain. Melayani dengan optimal dan standar, tidak ada perbedaaan atau diskriminasi.

“Selanjutnya, “Audible” atau mudah dimengerti. Yaitu, semua yang disampaikan gampang dipahami. “Clarity” atau kejelasan pesan yang diutarakan dengan mengutamakan etika dan kesantunan dalam berkomunikasi. Terakhir, “Humble” atau rendah hati. Tidak ada yang perlu disombongkan oleh setiap manusia.

“Semua itu perlu dilengkapi dengan huruf “AC” yakni “Action” atau Tindakan nyata dan cepat serta “Consistency” atau Konsistensi yang dilakukan secara terus-menerus,” pungkas Dr Aqua.

MEMBERIKAN MANFAAT
Danpomdam V/Brawijaya Kolonel Cpm Moh. Sawi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Dr Aqua yang di tengah jadwalnya yang padat mau memprioritaskan untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di jajaran Pomdam V/Brawijaya. Kehadirannya sangat memberikan manfaat kepada semua peserta.

“Saudara saya, Pak Aqua selama dua hari di Jawa Timur, Senin dan Selasa, tanggal 30 dan 31 Agustus 2021 melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi sebanyak empat sesi. Selain di Surabaya, beliau juga melakukan hal serupa di Denpom Malang, Mojokerto, dan Madiun. Selain itu satu sesi lainnya di Rumah Sakit Ibu dan Anak Hikmah Sawi Bangkalan. Kehadiran Pak Aqua di semua kota itu telah dinantikan teman-teman,” jelas Sawi yang berasal dari Bangkalan, Madura.

Tujuan acara ini terang Sawi, memberikan pengetahuan, wawasan, ilmu, dan pengalaman tentang komunikasi kepada semua peserta. Di samping itu juga memotivasi mereka agar selalu semangat melaksanakan semua pekerjaannya.

“Acara ini tujuannya untuk memotivasi semangat anggota Pomdam V/Brawijaya dalam melaksanakan tugas pokok yang berbasis kinerja. Juga meningkatkan kemampuan mereka di bidang komunikasi,” papar bapak satu putra itu.

Dr Aqua, lanjut Sawi, adalah Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional yang sangat tepat untuk memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada seluruh anggota Pomdam V/Brawijaya dan pengurus serta anggota Persit. Apalagi, selama ini sudah sering melakukan hal serupa di lingkungan TNI.

Untuk itu, Sawi meminta kepada seluruh anggotanya yang hadir menyimak semua yang disampaikan Dr Aqua. Dia meyakini paparanya sangat bermanfaat buat semua yang hadir.

Di akhir sambutannya, Sawi meminta kepada seluruh anggotanya tetap menjaga kesehatan, taat dan patuh protokol kesehatan dengan melaksanakan 5M: mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi/menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas untuk memutus penyebaran virus Covid-19. @licom