LENSAINDONESIA.COM: Dua oknum polisi Bripka Purwanto dan Brigpol Muhammad Firman Subakhi, tersangka pemukulan terhadap Nur Hadi, jurnalis Tempo saat melakukan peliputan, segera disidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

Kajari Tanjung Perak I Ketut Kasna Deddi menyatakan, pihaknya telah melakukan pelimpahan berkas kedua tersangka ke Pengadilan Negeri Surabaya, Jumat (3/9/2021)

“Sudah kami limpahkan kemarin. Tinggal tunggu waktu sidangnya saja nanti. Tapi, kemungkinan kasus itu yang menyidangkan Kejati Jatim, kami hanya administrasinya saja,” jelasnya.

Sebelumnya, berkas kasus penganiayaan terhadap jurnalis ini sudah masuk tahap ke dua di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Untuk proses administrasi pelimpahan kasus ke Pengadilan, diserahkan pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya.

Perlu diketahui, peristiwa itu terjadi pada 27 Maret 2021. Nurhadi, wartawan Tempo ingin mewawancarai mantan Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Angin Prayitno Aji, usai resepsi pernikahan anak terduga pelaku korupsi pajak itu.

Kenyataanya, Nurhadi tak berhasil mewawancarai narasumber, malah ia dianiaya beberapa orang.

Nurhadi juga mengaku disekap dan disiksa selama dua jam di gudang Graha Samudra TNI Angkatan Laut Bumimoro, Surabaya. Bahkan sempat ada perintah dari seseorang yang menyuruh membuangnya ke laut.

Adapun pasal yang disangkakan diantaranya, Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang (UU) nomor 40/1999 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 170 ayat (1) KUHP atau Pasal 351 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 335 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.@rofik