LENSAINDONESIA.COM: Berbagai upaya terus dilakukan oleh pemerintah dalam menangani wabah Covid-19. Mulai dari pendisiplinan protokol kesehatan, penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), hingga program percepatan vaksinasi. Upaya pemerintah tersebut pun mendapat dukungan dari berbagai instansi dan elemen masyarakat.

Dewi Majasari, S.Si., Apt., M.Si.

Hasil sinergitas yang baik antara pemerintah, instansi, dan elemen masyarakat tersebut pun memperlihatkan hasil yang nyata. Salah satunya, seperti yang diungkapkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dolopo, Kabupaten Madiun Dewi Majasari, S.Si., Apt., M.Si., terkait penurunan angka Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit tersebut.

“BOR-nya saat ini adalah 17,89%. Itu dari total TT (tempat tidur) 190 bed, yang terisi hanya 34 pasien Covid-19,” ujar Dewi saat dijumpai Lensaindonesia.com, Jumat (10/9/2021) siang.

Ia mengaku, angka tersebut merupakan prosentase terkecil selama pandemi Covid-19 melanda wilayah Kabupaten Madiun.

“Alhamdulillah, sekarang sudah turun drastis. Sudah di bawah 20%. Kemarin-kemarin BOR mencapai hingga 80-90 %,” imbuhnya.

Ia menambahkan angka kematian pasien Covid-19 yang ditangani RSUD Dolopo pun mengalami penurunan. Dewi mengatakan sejak awal bulan September 2021 ini angka kematian pasien Covid-19 nyaris nihil.

“Alhamdulillah, angka kematian pasien Covid-19 turun drastis sejak awal September lalu. Kemarin malah nol kematian. Trenyuh saya,” ucapnya.

Kendati demikian, kemajuan yang baik ini tak lantas para tenaga medis di RSUD Dolopo berpuas diri. Sebagai salah satu garda terdepan dalam penanganan Covid-19, mereka tetap waspada dengan perkembangan kondisi terkini. Bahkan, Dewi pun mengungkapkan, Pemerintah Pusat telah memberikan himbauan melalui zoom meeting beberapa waktu lalu, agar masyarakat tidak terlalu senang terhadap penurunan kasus positif Covid-19 di Indonesia.

“Saya kemarin ikut zoom meeting (dengan Pemerintah Pusat), dihimbau supaya kita tidak boleh terlalu euforia, tetap waspada. Karena pengalaman di negara lain. Kasus sudah turun, bisa naik lagi karena terlalu senang, sehingga lupa prokes,” ungkap Dewi. “Jadi harus tetap patuhi prokes dan sempurnakan vaksin,” tambahnya.

Kepala Bidang Pelayanan RSUD Dolopo tersebut juga mengatakan, vaksinasi merupakan salah satu langkah preventif dalam percepatan terbentuknya kekebalan komunal di masyarakat.

“Angka kesembuhan naik, karena sebagian besar masyarakat sudah divaksin,” katanya.

Ia pun menegaskan, seluruh tim medis RSUD Dolopo berkomitmen kuat dalam melayani masyarakat khususnya pasien Covid-19.

“Kita sebagai tim kuratif, memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Secara sigap kami akan menangani pasien yang datang. Untuk selanjutnya, yang paling utama adalah kesadaran masyarakat itu sendiri,” pungkas Dewi. @Limad