LENSAINDONESIA.COM: Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Kesehatan No. HK.02.01/I/ 2007/202, pemerintah menjadikan ibu hamil sebagai salah satu prioritas dalam program vaksinasi Covid-19. Ditetapkannya kebijakan ini sebagai upaya untuk menekan angka risiko penularan dan kematian akibat Covid-19 pada ibu hamil.

Terkait hal tersebut, Dandim 0803/Madiun Letkol Inf. Edwin Charles mengintruksikan Babinsa di jajarannya untuk melakukan pendampingan kegiatan vaksinasi terhadap ibu hamil. Seperti yang tampak dilakukan oleh Babinsa Koramil 0803-04/Jiwan Serda Nur Jain, dengan melakukan pendampingan vaksinasi jenis Sinovac dosis pertama terhadap 44 orang ibu hamil di aula Puskesmas Desa Klagensrut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun, Sabtu (11/09/2021).

“Ibu hamil termasuk kelompok rentan, maka dari itu perlindungan bagi ibu hamil mutlak untuk diupayakan. Karenanya, pemerintah terus berusaha memberikan proteksi kesehatan lebih bagi ibu hamil dari penularan virus Covid-19,” ujar Letkol Inf. Edwin Charles. “Proses skrining kesehatan dilakukan lebih ketat dibandingkan sasaran lainnya. Juga sebelum vaksinasi, konsultasikan dulu ke dokter kandungan yang menangani,” tambahnya.

Orang nomor satu di jajaran Kodim 0803/Madiun tersebut berharap, adanya vaksinasi ini dapat meningkatkan imun ibu hamil, sehingga mengurangi atau menekan angka risiko penularan dan kematian akibat Covid-19 pada ibu hamil.

Sebagai informasi, merujuk pada rilisan Kementerian Kesehatan, dosis pertama vaksinasi Covid-19 kepada ibu hamil diberikan pada trimester kedua kehamilan. Selanjutnya, untuk dosis kedua dilakukan sesuai dengan interval dari jenis vaksin. @Limad