LENSAINDONESIA.COM: Bertepatan dengan HUT Ke-40 tahunnya, PT Industri Kereta Api (INKA) meluncurkan wisata edukasi “Kereta Api Arum Dalu” pada 29 Agustus 2021 lalu. Namun, mengingat Kota Madiun masih dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), objek wisata terbaru di Kota Pendekar ini pun terpaksa harus melakukan penundaan untuk menerima kunjungan.

Meski demikian, penundaan tersebut tak lantas menyurutkan semangat PT INKA untuk terus memperbaiki dan mempercantik beberapa fasilitas penunjang lainnya.

Untuk diketahui, wisata Kereta Api Arum Dalu merupakan wisata edukasi yang menyajikan tentang sejarah kereta api yang dilengkapi dengan fasilitas cafe dan resto yang dikemas di dalam gerbong kereta api bekas. Sehingga para pengunjung ketika berkunjung tak hanya mendapatkan tambahan ilmu, namun bisa sembari bersantai menikmati menu makanan dan minuman yang disajikan di museum kereta yang berlokasi disebelah pintu masuk utama produsen kereta tersebut.

Sedangkan, kereta api yang digunakan untuk museum tersebut merupakan prototype pertama kereta penumpang kelas ekonomi milik PT INKA, yang memiliki sejarah dalam perjalanan perkeretaapian di Indonesia.

Saat ditemui Lensaindonesia.com, Senior Manager PKBL, CSR dan Stakeholder Relationship Bambang Ramadhiarto mengatakan, PT INKA akan fokus pada komitmen yang terjalin dengan pemerintah Kota Madiun dalam pengembangan pariwisata lokal, Jumat (10/9/2021).

“Tujuan dari pembangunan tempat wisata ini adalah untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap perkeretaapian dengan jalan menggabungkan konsep wisata pendidikan dengan cafe dan resto,” ujarnya.

Selain itu, Bambang juga mengungkapkan beberapa fasilitas penunjang lainnya, sehingga destinasi wisata ini diharapkan dapat memiliki daya tarik lebih bagi para wisatawan.

“Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati mini theatre yang memuat video perkeretaapian, televisi touch screen untuk belajar sejarah dan ilmu perkeretaapian, maket miniatur berbagai jenis kereta api produk INKA yang dapat berjalan seperti mainan anak-anak,” ungkap Bambang.

“Di sini juga diparkir lokomotif uap tua yang pernah dirawat oleh Balai Yasa yakni bengkel lokomotif uap sebelum INKA berdiri. Tidak kalah menariknya di sini juga akan menjualkan beberapa produk-produk UMKM binaan INKA,” tambahnya.

PT INKA berharap, keberadaan wisata edukasi kereta api ini, nantinya dapat membantu target pemerintah Kota Madiun dalam mengoptimalkan objek wisata lokal sehingga mampu meningkatkan roda perekonomian di Kota Madiun. Selain itu, wisata Kereta Api Arum Dalu juga akan bersinergi dengan armada bus milik Pemkot Madiun, dengan menjadi salah satu titik tujuan wisata dalam rangkaian ‘City Tour’ yang akan ditawarkan bagi masyarakat. @Limad