LENSAINDONESIA.COM: Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya melakukan assessment terhadap bioskop yang akan mulai beroperasi pekan ini.

Sebanyak 3 Tim Assessment diterjunkan Satgas COVID-19 Surabaya untuk melakukan pengecekan terhadap 19 bioskop terkait kesiapan bioskop untuk kembali buka. Mereka melakukan pengecekan di 19 bioskop yang tersebar di Surabaya, salah satunya di Grand City Mall.

Kembali dibukanya Bioskop berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 42 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Level 3, dan Level 2 COVID-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Dalam Insmendagri tersebut, bioskop telah memperbolehkan dibukanya kembali bioskop dengan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat yang juga telah diatur dalam Insmendagri tersebut.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa bioskop akan dibuka dengan kapasitas maksimal 50%. Eri memastikan bahwa seluruh bioskop yang 5elah lolos assessment sudah dapat kembali membuka bioskopnya.

“Kalau lolos ya nanti bisa dibuka bioskopnya. Wajib scan barcode juga di pedulilindungi.id, sehingga kelengkapannya juga harus sudah ada,” jelas Eri saat ditemui awak media di Ruangannya.

Jefri Adhitya Pamungkas yang menjadi Koordinator Tim Assesment bioskop mengungkapkan bahwa hasil Pengecekan di Lapangan akan langsung dilakukan evaluasi. Bila ada kekurangan terkait Sarana Prasarana Pendukung Prokes pihaknya akan menghubungi pengelola bioskop untuk dapat melengkapi Sarana Prasarana yang masih kurang. Sehingga Bioskop dapat segera beroperasi.

“Rekomendasinya sore ini (Selasa) kita akan evaluasi dan bila ada kekurangan kita akan sampaikan pada manajemen bioskop,” terangnya usai melakukan assesment di XXI Grand City, Selasa Pagi (14/09/2021).

Jefri mengungkapkan bahwa dalam minggu ini Bioskop di Surabaya dapat kembali dibuka. Namun Menurutnya dibuka atau tidaknya bioskop akan tergantung pada hasil assesment yang dilakukan oleh Pihaknya.

“Kemungkinan dalam minggu ini (bioskop kembali buka, red), kita akan evaluasi dan kita akan sampaikan apakah sudah layak atau belum,” terangnya.@Budi