LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun berusaha menggeliatkan kembali sektor perekonomian masyarakat, sembari terus berupaya menangani pandemi Covid-19. Salah satunya dengan menggelar pembinaan bagi para pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM) dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di The Sun Hotel Madiun, Rabu (15/9/2021).

Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Madiun tersebut untuk memberikan bekal pengetahuan dan dorongan kepada para pelaku UMKM dan PKL, supaya mampu mengikuti perubahan pasar yang cenderung berorientasi pada transaksi digital atau online, terutama di masa pandemi saar ini.

Dalam acara yang bertajuk “Pedagang Kaki Lima Bersatu Untuk Kota Madiun Yang Maju” tersebut, Wali Kota Madiun Maidi mengungkapkan, pembangunan berbagai infrastruktur yang gencar dilakukan di Kota Madiun, nantinya dapat dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM dan PKL.

“Pembangunan Infrastruktur kita sudah berjalan bagus, oleh sebab itu UMKM dan PKL kita bina. Karena mereka nantinya akan menempati tempat-tempat yang mengalami perubahan luar biasa,” ujar Maidi.

Ia berharap, dengan adanya pembinaan terhadap para PKL dan UMKM tersebut. mampu menghasilkan enterpreuneur yang berkualitas di Kota Pendekar.

“Dengan kita bina, maka para enterpreneur di Kota Madiun akan berkembang. Kita akan carikan tempat untuk mereka,” tegas orang nomor satu di jajaran Pemkot Madiun tersebut.

Sementara itu, Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Madiun Ir. Teguh Manungku Susatya, MT selaku pemateri dalam workshop tersebut mengaku, UMKM dan PKL Kota Madiun memiliki potensi untuk berkembang, asalkan mampu mengikuti sistem pemasaran di Era 4.0.

“Ada beberapa kiat yang harus diperhatikan oleh teman-teman pelaku usaha, antara lain harus beralih ke era pasar digital, memperhatikan kemasan, strategi pemasaran dan legalitas produk,” ujar Teguh.

Teguh juga menambahkan, para pelaku UMKM dan PKL Kota Madiun mesti lebih pro aktif dalam mengikuti program dan himbauan pemerintah, supaya dapat mengembangkan usahanya dengan lebih baik.

“Pelaku Usaha harus lebih ada wawasan,termasuk dalam hal pindah ke era digital. Dan agar lebih inovatif dalam hal Pasar (produk). Jangan lupa juga untuk selalu menjaga kualitas,” pungkasnya. @Limad/adv