LENSAINDONESIA.COM: Ormas Projo (Pro Jokowi) Kabupaten Jombang menyambut kabar baik negara Indonesia yang telah mencetak rekor terendah positivity rate COVID-19 per Minggu 12 September 2021, yakni 3,05 persen, di bawah angka ideal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yaitu 5 persen.

Angka itu, merupakan kerja keras seluruh elemen bangsa Indonesia. Untuk seluruh anak bangsa wajib mensyukuri nikmat tersebut dan tetap patuh terhadap protokol kesehatan juga ikuti vaksinasi. Sebagai ikhtiar dalam penanganan pandemi rate COVID-19.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian ini. Semoga pandemi ini berakhir di bumi pertiwi yang kita cintai,” kata Joko Fattah Rochim, Ketua Projo Kabupaten Jombang kepada lensaindonesia.com,  Rabu (15/09/2021).

Terlebih, di Jawa Timur dan Kabupaten Jombang, lanjut Fatah, yang hari ini sudah tidak ada lagi dalam status pemberlakukan PPKM level 4. Hampir Semua rata – rata berada di level 3 dan 2.

“Ini menunjukkan kesuksesan pemerintah dan rakyat dalam menangani pandemi COVID-19.

Ini patut kita apresiasi, dan terus saling mengingatkan agar penanganan pandemi bisa selaras dengan anggaran yang telah dipergunakan, tepat guna dan transparan,” jelas Fatah.

Sekedar informasi, positivity rate menunjukkan tinggi atau rendahnya penularan Corona di suatu wilayah.

Rekor terendah selama pandemi beberapa waktu lalu diungkap juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito berada di Mei 2021 dengan rata-rata 11,3 persen.

Berdasarkan catatan Satgas COVID-19 di rentang Agustus hingga Mei 2021, positivity rate harian terendah dilaporkan di Maret, April, hingga Mei dengan angka 7,7, 8,9, hingga 8,5 persen.

Peningkatan tajam positivity rate terjadi di Juli 2021 saat mencapai puncak kasus COVID-19 dengan harian di atas 40 hingga 50 ribu, angkanya kala itu melampaui 30 sampai 40 persen. Artinya, penularan Corona di Indonesia sangat tinggi.

Lebih tinggi dari puncak kasus sebelumnya per Desember 2020 hingga Januari dengan positivity rate mencapai 28,8 persen.

WHO dalam laporan mingguan per 8 September 2021, menyoroti penurunan drastis positivity rate Indonesia, yang jauh lebih baik ketimbang beberapa pekan sebelumnya.

Ketua Ormas Projo Kabupaten Jombang ini berharap agar semua elemen bangsa bahu membahu dan bersatu dalam menangani pandemi COVID-19. Saat ini telah banyak kehadiran mutasi baru COVID yang telah menjangkiti berbagai negara didunia.

“Tetap patuhi protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak hindari kerumunan, kurangi aktifitas dan laksanakan vaksinasi,” tuturnya.

Diketahui, asesmen COVID-19 level 1 di Jatim telah bertambah menjadi 6 daerah per tanggal 12 September 2021, level 2 tercatat 19 daerah dan level 3 tercatat 13 daerah. Kabupaten Jombang tercatat berada di level PPKM level 2.@Obi

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun