LENSAINDONSIA.COM: Indosat Ooredoo, luncurkan layanan 5G secara komersial di Surabaya, Kamis (16/09/202).

Peluncuran ini mengusung misi pemulihan beberapa sektor strategis di Indonesia saat diterpa pandemi Covid-19 dengan mengintegerasikan teknologi 5G.

President Director and CEO of Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, pihaknya optimis dengan peluncuran layanan 5G Indosat Ooredoo di Surabaya ini mampu memulihkan kondisi ekonomi dan sektor lain usai terpuruk di masa pandemi.

“Kami yakin teknologi ini akan membantu membuka banyak peluang bagi pendidikan, masyarakat, dan ekonomi daerah khususnya,” tuturnya.

Sementara itu, Chief Business Officer (CBO) Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena mengemukakan, hadirnya teknologi 5G di Surabaya ini akan mampu mendongkrak kembali sektor perekonomian, pendidikan juga perindustrian khususnya Jawa Timur.

“Ya memang sebelumnya saat 5G Indosat Ooredoo di Jakarta berfokus pada manufaktur, lalu di Solo konsentrasi pada segmen UMKM dan pengembangan kreatifitas anak muda yang mengarah pada usaha startup dan di Surabaya justru fokusnya merambah di sektor industri, karena Surabaya juga ada kawasan industri, perekonomian juga kita ingin mendukung program seribu startup lalu di sektor pendidikan kita bekerja sama dengan ITS sebagai wadah para kreatif yang akan mampu memajukan pendidikan juga kedua segmen tersebut nantinya,” papar Bayi saat dikonfirmask Lensaindonesia.com.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Uno yang juga menyempatkan hadir juga mengapresiasi komitmen dan konsistensi Indosat Ooredoo dalam menghadirkan layanan 5G di Tanah Air.

“Ini akan mempercepat transformasi Indonesia menjadi bangsa digital,” tegasnya.

Ia berharap masyarakat bisa memanfaatkan teknologi 5G untuk membangkitkan kembali industri pariwisata dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif yang nantinya akan berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan perkembangan ekonomi digital Indonesia.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia, Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan, inovasi di bidang teknologi harus sejalan dengan cita-cita Merdeka Belajar, yakni perbaikan sistem pendidikan Indonesia. Pihaknya menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang terjalin antara Indosat Ooredoo, Nokia, Institut Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Oulu Finlandia dalam pembangunan 5G Experience Center untuk mendorong inovasi dan pengembangan konten lokal 5G use case.

“Inisiatif ini sejalan dengan harapan kami melalui program Kampus Merdeka. Yakni kerja sama antara perguruan tinggi dengan mitra industri dan usaha akan menghasilkan terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Secara terpisah, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, merasa senang bisa melihat adanya lompatan luar biasa melalui sinergi dari Indosat Ooredoo, Nokia, dan ITS membantu percepatan layanan publik dari pemerintah kepada masyarakat.

“Di Jawa Timur, kami memiliki tagline CETAR – Cepat, Efektif, Efisien, Tanggap, Transparan, Akuntabel, dan Responsif, dimana semuanya ada di 5G,” bebernya.

Sebagai hasil kolaborasi dengan ITS, Nokia, dan Universitas Oulu Finlandia, Indosat Ooredoo juga hadirkan 5G Experience Center di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya guna melengkapi inovasi dan pengembangan konten use case lokal yang relevan dengan kebutuhan kota Surabaya.

Nokia 5G Experience Center di ITS ini akan fokus menyediakan pendidikan, pengembangan, dan kemampuan pengujian di bidang 5G, untuk membantu memperkuat talenta digital lokal. Termasuk mempercepat pengembangan konten dan use case 5G lokal, dan mendorong pembangunan ekonomi dengan memanfaatkan keunggulan teknologi 5G.@Eld-Licom