LENSAINDONESIA.COM: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun kembali menggelar Pelayanan Uji Emisi Gratis bagi pemilik kendaraan bermotor roda dua, yang sempat tertunda hampir 3 bulan, karena adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Pendekar.

Kegiatan ini merupakan sebuah upaya dalam mencegah terus peningkatan polusi di Kota Madiun. Untuk kali ini, gelaran tersebut dilaksanakan di Kelurahan Demangan, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

“Program ini rutin setiap tahun. Ternyata banyak sekali (peserta), luar biasa,” ujar Kasie Pencegahan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Madiun Eko Djoko Soenarso, S.AP., Selasa (14/9/2021)

Eko juga memberikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dalam program layanan tersebut, karena hal tersebut menunjukkan masyarakat mulai peduli dan sadar akan lingkungan.

“Alhamdulillah, masyarakat banyak yang mulai peduli dan sadar akan lingkungan. Dimulai dengan mengoperasionalkan kendaraan-kendaraan yang ramah lingkungan,” ungkapnya.

Sebagai informasi, dalam sehari setidaknya DLH berhasil memeriksa kadar emisi gas buang kendaraan roda dua sebanyak 40 unit. Dari jumlah tersebut kendaraan berbahan bakar bensin, ada beberapa yang tak lulus uji emisi, hal ini dikarenakan tidak memenuhi ambang batas kadar CO (karbon monoksida) dan Hidro Carbo (HC).

Uji emisi tersebut juga sebagai upaya pemerintah melalui DLH untuk meningkatkan kesadaran pemilik kendaraan dalam merawat kendaraannya dengan baik, sehingga tidak mencemari lingkungan.

“Kita tidak sekedar mendapatkan manfaat dari masyarakat yang sadar akan lingkungan. Tapi masyarakat sendiri mendapatkan keuntungan dengan mengetahui keadaan kendaraan masing-masing,” tegas Eko.

Eko pun mengungkapkan harapannya, sosialisasi terhadap pentingnya kualitas lingkungan di Kota Madiun, dapat segera terealisasi. @Limad