LENSAINDONESIA.COM: Kabupaten Jombang telah membuka pembelajaran tatap muka terbatas sejak Senin 13 September 2021 lalu.

Total ada 48 SMP negeri, 82 SMP swasta dan 492 SD negeri, 41 SD swasta telah melaksanakan pembelajaran sistem luring. Sementara jenjang pendidikan di wilayah Kementrian Agama terdapat 5 MI negeri, 271 MI swasta, dan 18 MTs negeri, 122 MTs swasta.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdukbud) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo menekankan kepada sekolah untuk memperhatikan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak aman, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

“Alhamdulillah, sudah seratus persen sekolah sudah bisa menerapkan belajar tatap muka terbatas,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Agus Purnomo kepada lensaindonesia.com, Kamis (16/09/2021).

Dijelaskan, bahwa PTM di Kabupaten Jombang dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. Yaitu kapasitas ruang kelas di atur berjarak untuk menghindari kerumunan disaat pembelajaran. Sekolah juga tersedia tempat cuci tangan. Telebih, para pendidik dan tenaga kependidikan juga sudah melaksanakan vaksinasi.

Senada dengan Kadisdikbud, Kasi Penma Kantor Kemenag Jombang, Arif Hidayatulloh juga menekankan pihak madrasah yang menggelar pembelajaran tatap muka setelah para pendidik dan tenaga kependidikan menjalani vaksinasi.

“Tetap patuhi protokol kesehatan, dan juga manfaatkan pembelajaran dengan optimal. Penggunaan kapasitas ruang kelas tidak lebih dari 50 persen, pendidik dan tenaga kependidikan juga sudah melakukan vaksin,” tuturnya.

Sementara, bagi para orangtua, penting untuk memperhatikan kesiapan peserta didik buah hatinya dalam mengikuti pembelajaran dalam masa pandemi ini. Yakni tetap patuhi protokol kesehatan dengan memakai masker, rajin mencuci tangan, juga menjaga jarak.

Apabila terdapat gejala seperti demam tinggi segera untuk melakukan pemeriksaan. Penerapan praktik 3T (Tracing, Testing, Treatment) sama pentingnya dengan penerapan perilaku 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak). Kedua hal tersebut adalah upaya untuk memutus mata rantai penularan COVID-19.@Obi