LENSAINDONESIA.COM: Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya menggelar Sidang Senat Terbuka Dengan Agenda Tunggal Yudisium XVI di Kampus Poltekbang Surabaya, Jumat (17/09/2021).

Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 342 taruna dan taruni, bersamaan dengan pembacaan kelulusannya.

Prosesi yudisium berjalan lancar, serta mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Diawali pembukaan acara oleh Ketua Senat Sudrajat, dilanjutkan pembacaan surat keputusan yudisium Nomor : SK.844/Poltekbang.Sby2021 tentang Penetapan Kelulusan Akhir Pendidikan dan Pelatihan Program Studi Diplomatika oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik Poltekbang Surabaya M Rifai.

Kemudian, dibacakan pernyataan kelulusan oleh Direktur Poltekbang Surabaya M Andra Aditiyawarnan.

Terakhir, para taruna/taruni diminta naik podium satu per satu untuk diberikan surat tanda kelulusan dan pengalungan samir.

“Para taruna dan taruni ini dinyatakan lulus berdasarkan penilaian akdemik dan non akademik yang berlaku di Politeknik Penerbangan Surabaya. Dan para lulusan berhak menyandang gelar ahli madya di bidang penerbangan,” kata Direktur Poltekbang Surabaya M Andra Aditiyawarman.

Sidang Senat Terbuka turut dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Nur Isnin Istiarto dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Kemenhub Heri Sudarmaji, lengkap dengan membacakan orasi ilmiah.

“Selamat kepada taruna/taruni yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan. Saya berharap agar seluruh pengetahuan, keterampilan dan sikap mental yang diperoleh selama mengikuti pendidikan dapat dijadikan bekal dalam bermasyarakat, dalam berkarya, maupun dalam melaksanakan tugas serta pengabdian bagi nusa dan bangsa dalam mencapai tujuan nasional,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Nur Isnin Istiarto.

Ia juga menyebut momen yudisium ini juga bertepatan dengan Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2021.  Karena itu, Nur Isnin mengajak para insan perhubungan terus bergerak harmonikan Indonesia menjadi Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh.

Sementara, Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Kemenhub Heri Sudarmaji berharap para lulusan Poltekbang Surabaya setelah resmi menjadi perwira transportasi nanti, harus dapat mengimplementasikan ilmu telah didapat selama pendidikan untuk bekarya seluas-luasnya bagi dunia transportasi khususnya dunia penerbangan.

“Sebagaimana slogan yang yang selalu menggema di jiwa civitas akademika Politeknik Penerbangan Surabaya yaitu Be The First Class Airman, kalian harus mampu menunjukkan kepada dunia bahwa lulusan Pendidikan Tinggi Penerbangan di bawah Kementerian Perhubungan terutama lulusan Politeknik Penerbangan Surabaya adalah The First Class Airman,” pesan Heri dihadapan ratusan taruna/taruni.

Dalam orasi ilmiahnya, Heri Sudarmaji juga sempat menyampaikan penelitiannya tentang ‘Faktor yang Mempengaruhi Career Outcome atau Keberhasilan Karier pada Lulusan Pendidikan Tinggi Vokasi Penerbangan di Indonesia’.

“Salah satu visi misi Presiden adalah untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia dan 5 prioritas kerja Presiden tahun 2019 sampai 2024 tentang pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yaitu tersedianya SDM terampil dan mempunyai talenta global. Salah satunya melalui pendidikan vokasi yang merupakan pendidikan tinggi program diploma, menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai program sarjana terapan. Khusus dalam penyediaan dan pengembangan SDM di bidang penerbangan, bertujuan untuk mewujudkan SDM yang profesional, kompeten, disiplin, bertanggung jawab dan memiliki integritas. SDM dalam bidang transportasi wajib mempunyai kemampuan dalam bidang transportasi sesuai dengan jenis kemampuan yang ditentukan untuk jabatan atau pekerjaan di bidang transportasi yang dilaksanakan,” tegas dia.

Menurutnya, kualitas SDM merupakan satu dari banyak elemen penting untuk meraih keberhasilan program pembangunan, SDM yang memiliki kualitas sangat penting sebagai penentu terciptanya kesuksesan program pembangunan nasional.

“Permasalahan SDM tidak luput dari perihal tenaga kerja, mutu tenaga kerja bergantung pada kualitas SDM. Karena itu, kualitas SDM patut menjadi prioritas untuk ditingkatkan dan dikembangkan guna menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, terdidik dan terlatih sehingga akan berdampak pada prestasi kerja (Job Achievement) dan hasil kerja (Career Outcome) yang baik pula. Pengembangan kemampuan serta keterampilan SDM calon tenaga kerja menjadi tanggung jawab dunia pendidikan, baik pendidikan formal dan non-formal,” tandasnya.

Sidang Senat Terbuka Dengan Agenda Tunggal Yudisium XVI digelar secara offline dan online lewat zoom juga streaming youtube Poltekbang Surabaya.

Lulusan Poltekbang Surabaya XVI berasal dari sejumlah program studi, yaitu Diploma III Teknik Listrik Bandara Angkatan 13; Diploma III Teknik Navigasi Udara Angkatan 11; Diploma III Lalu Lintas Udara Angkatan 11A dan 11 B; Diploma III Teknik Pesawat Udara Angkatan 4A, 4B, 4C, 4D dan 4E; Diploma III Manajemen Transportasi Udara Angkatan 4A dan 4B; Diploma III Komunikasi Penerbangan Angkatan 4A dan 4B; Diploma III Teknik Bangunan dan Landasan Angkatan 3A dan 3B.

Selanjutnya, para lulusan Poltekbang Surabaya XVI akan mengikuti Wisuda Terpadu Perwira Transportasi di Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug pada 29 September 2021 nanti. Mereka akan diwisuda bersama dengan seluruh lulusan sekolah/perguruan tinggi perhubungan se-Indonesia dibawah naungan Kementerian Perhubungan.

Rencananya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang akan memimpin prosesi wisuda terpadu tersebut.@sarifa