LENSAINDONESIA.COM: Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur optimis untuk bisa membawa pulang 136 medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua, 2-15 Oktober 2021 mendatang.

Untuk memuluskan jalan, KONI Jatim memohon doa restu dari seluruh masyarakat Jawa Timur.

“Kami memohon doa restu dari seluruh masyarakat Jawa Timur agar kami bisa memberikan yang terbaik bagi Jatim, serta kelancaran selama pelaksanaan hingga nanti pulang,” ujar Ketua KONI Jatim Erlangga Satriagung saat ditemui di Gedung KONI Jatim, Surabaya, Minggu (19/09/2021).

Erlangga mengatakan, saat ini persiapan seluruh atlet yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jatim sudah mencapai 95 persen. Paling membuat optimis karena kondisi teknik dan fisik atlet tetap berjalan sesuai program meskipun sempat terhambat dengan adanya pandemi virus Corona atau COVID-19.

Setiap program latihan atlet, lanjut Erlangga, terpantau langsung oleh tim sport science baik dari aspek fisik, biomekanik, kesehatan, gizi, dan psikologi.

“Selama pelaksanaan PNN (Puslatda New Normal) atlet sudah pada tahapan peaking program mulai bulan September sampai Oktober. Artinya tidak meleset dari time scheadul-nya setelah ditunda setahun,” katanya.

Hanya saja, kendala yang ditemui adalah buramnya peta kekuatan masing-masing daerah karena tidak adanya pertandingan untuk melihat peta kekuatan selama pandemi ini.

Namun, jika berkaca pada hasil sebelum adanya pandemi, maka Jatim masih leading dalam perebutan medali emas.

“Setelah adanya COVID-19 ini cukup sulit karena semua sama-sama buram peta kekuatan lama. Sehingga, di atas kertas nanti (PON) akan sulit terjadi pecah rekor nasional karena sama-sama turun performancenya atlet. Karena semua provinsi mengalami hasil yang sama, kita optimis masih bisa leading,” imbuhnya.@Fredy