LENSAINDONESIA.COM: Seorang pria berinisial AD, warga Dusun Doragan, Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dibekuk Satreskrim Polres Madiun Kota. Penangkapan AD ini, akibat perbuatannya melakukan penipuan dengan berkedok sebagai seorang polisi dengan pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) sejak tahun 2019.

Modus pelaku adalah alih-alih membantu untuk menagihkan uang milik korban ke para pengutang, dengan mengandalkan pangkat abal-abal kepolisiannya tersebut. Ini dilakukan untuk menekan para pengutang, agar segera mengembalikan uang korban yang telah dipinjam.

“Modusnya, pelaku mengaku sebagai anggota polri dalam melakukan aksi penipuan,” jelas Kapolres Madiun Kota AKBP Dewa Putu Eka Darmawan saat konferensi pers, Kamis (23/09/2021) di halaman Mapolres Madiun kota.

Terungkapnya kejahatan tersebut, berawal dari adanya laporan polisi Edy Gunarso (57) yang bekerja sebagai guru beralamatkan di jalan Ronggo Prawirodirjo No.426 Desa Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan.

Dari laporan tersebut, Satreskrim Polres Madiun Kota mengadakan penyelidikan, hingga pelaku berhasil diringkus pada Kamis (9/9/2021) sekitar pukul 15.00 di wilayah SPBU jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Mota Madiun.

Selain itu, pelaku juga mengaku telah meminta uang ke korban dengan dalih akan membantu anak korban agar bisa bekerja di PT Pertamina. Dari hasil penipuan yang dilakukan pelaku, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 68.750.000,-

Atas tindakannya, pelaku dijerat dengan pasal 378 dan 372 KUHP tentang tindak penipuan, dan ancaman pidana 4 tahun penjara. @Limad