LENSAINDONESIA.COM: Kolonel Kes Dr dr Wawan Mulyawan, SpBS(K), SpKP, FINPS, FINSS, AAK resmi sebagai Ketua Umum yang baru. Ia menggantikan Prof Dr Budi Sampurna, SH, DFM, SpF, SpKP yang telah menjabat posisi ini selama 2 periode.

Dr Wawan Mulyawan jadi Ketua Umum ILUNI itu, setelah dirinya terpilih oleh peserta Musyawarah Nasional Ikatan Alumni UI (ILUNI) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang berlangsung online pada akhir September lalu.

Dalam pidato pengukuhannya, Dr Wawan menyampaikan, “Sudah seharusnya alumni FKUI memberikan sumbangsih yang nyata dan signifikan kepada bangsa dan almamaternya. Kami juga menguatirkan masalah mahasiswa dalam masa Pendidikan di era pandemi Covid-19,” katanya dilansir siaran pers ILUNI FKUI.

Dr Wawan ini juga menyoroti berkurangnya minat alumni FKUI untuk memasuki karir di birokrasi beberapa tahun terakhir. Yaitu, di Kemenkes dan TNI-Polri yang kini menjadi tantangan tersendiri.

“Karena, dengan intelektualitas yang tinggi dan soft skill yang dimiliki, alumni FKUI sudah seharusnya merintis karir dan bisa memberikan kontribusinya bagi pembangunan kesehatan di Indonesia,” tandasnya.

Acara Munas dihadiri Dekan FKUI, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD, KGEH, Finasim, MMB, dan Ketua Ikatan Alumni UI, Andre Rahadian, SH, LLM. Juga diikuti lebih 200 peserta yang merupakan jumlah terbesar peserta Munas Iluni FKUI selama ini.

Antusiasme ini ditunjukkan dengan hadirnya para alumni lulusan mulai angkatan lulusan FKUI 1963 (usia sudah diatas 80 tahun) sampai yang termuda yaitu angkatan lulusan dokter 2020.

Dalam pidato Pembukaan Munas, Dekan FKUI, Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD menyebutkan bahwa dengan cukup agresifnya FKUI mencetak doktor dan guru besar dan mendidik sekitar 5000 mahasiswa S1,S2 dan S3 serta spesialis dan subspesialis saat ini, dibutuhkan kontribusi dana dan fasilitas dari para alumninya.

Biaya Pendidikan harus diimbangi dengan adanya penyediaan dana dan fasilitas yang tidak hanya disediakan oleh universitas, namun juga dari peran serta berbagai stakeholders UI dan FKUI, yang salah satu pilar utamanya adalah alumni FKUI.

Dekan FKUI ini juga bersyukur bahwa saat mengalami kelangkaan APD (alat perlindungan diri) untuk para mahasiwa klinik dan residen spesialis dalam menangani pasien Covid-19 di RSCM dan Rumah Sakit Satelitnya, Iluni FKUI dengan dukungan Iluni UI berhasil membantu mengatasinya dengan donasi APD yang sangat signifikan untuk para pejuang garis depan Covid ini.

Hal itu diaminkan Ketua Umum Iluni FKUI 2018-2021, Prof Budi Sampurna, yang berterimakasih kepada para alumni yang telah membantu.

Dalam acara Munas, para alumni FKUI senior juga menyoroti keterlibatan alumni FKUI dalam mengatasi masalah kesehatan nasional seperti pandemi Covid. Misalnya, penyediaan fasilitas Pendidikan yang lebih baik di FKUI dan pembentukan dana abadi (endowment fund) yang mendukung beasiswa, serta kepedulian kepada alumni yang sudah sepuh dalam hal bantuan untuk pemantauan kesehatan mereka, menjadi harapan untuk diwujudkan oleh kepengurusan baru. @licom