LENSAINDONESIA.COM: Tanah dan sejumlah barang milik mantan Walikota Madiun Bambang Irianto, yang sebelumnya disita, akhirnya mulai dilelang oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Lelang pun di buka dengan harga Rp 532 juta.

Lelang pun dilakukan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang, atau melalui internet (e-auction) dan dengan metode closed bidding. Proses lelang dimulai pada Jumat 5 November 2021 pukul 14.00 WIB di website www.lelang.go.id. Pelelangan akan digelar di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Malang Jalan S Supriyadi Nomor 157, Malang.

Lelang ata asset milik Bambang Irianto dilakukan lantaran sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Komisi Pemberantasan Korupsi berdasarkan putusan atas nama Bambang Irianto yang telah berkekuatan hukum tetap, melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Malang, akan melaksanakan lelang Eksekusi Barang Rampasan,” ujar Plh Direktur Labuksi, Rossa Indah Esyam, dalam keterangan tertulis, Selasa (12/10/2021).

Dan, pelelangan itu berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor: 53/Pid.Sus/TPK/2017/PN.Sby tanggal 22 Agustus 2017.

Asset yang dilelang itu meliputi, sebidang tanah dan bangunan berlokasi di Perumahan Greenland Gajahmada Blok B-12 Desa Kwadungan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Tanah itu memiliki luas 105 m2, sertifikat hak guna bangunan 366 atas nama PT Sukses Asli Perkasa dengan harga limit Rp 532.856.000 dengan uang jaminan Rp 107.000.000.

Sementar, Bambang Irianto sbelumnya sudah dijatuhi hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Dia terbukti melalukan tindak pidana korupsi pembangunan Pasar Besar Madiun.@rd