LENSAINDONESIA.COM: Tim Pencak silat Jawa Timur meraih medali emas di ajang PON XX Jatim, di Gor Toware Kabupaten Jayapura, sentani. Sarah Tria Monita menang dengan sangat meyakinkan, dengan skor 5-0. Mendulang emas setelah mengalahkan Shalima Lushiana dari Jawa Barat. Semetara medali perunggu diraih pesilat Sumsel Nia Larasati dan pesilat Sumut Rizka Andini.

Sarah Tria Monita memperoleh skor 5-0 di nomor tarung putri kelas E (65-70kg). Dengan kemenangan itu, ia mengantongi emas di cabang olahraga pencak silat. Semetara medali perunggu diraih pesilat Sumsel Nia Larasati dan pesilat Sumut Rizka Andini.

Sarah mengaku Pertandingan di babak pertama Sarah begitu kesulitan. Dia mengaku dulu di kelas C sekarang main di kelas E.

“Ini baru pertama kali main di kelas E jadi lawannya juga agak berat, badannya berat dan cara permainnannya saya juga belum tahu. Saya cuman lihatnya dari vidio-vidio saja sih,” ujar Sarah, usai pertandingan di Gor Toware Kabupaten Jayapura, sentani, Selasa, (12/10/2021).

Selain itu, Sarah merasa bahagia bisa meraih mendalai emas di PON, di persembahkan buat anak dan keluarga, Tim Pencak silat dan masyarakat Jatim pastinya.

“Mendali emas ini saya persembahkan untuk anak saya yang usianya sekarang sudah 2 tahun 4 bulan sekarang ini. Dan keluarga, Tim Pencak silat dan seluruh  masyarakat Jatim pastinya,” katanya.

Sementara Sarah menambahkan, untuk PON 4 tahun kedepan “kalau memang di kasih kesempatan dan masih kuat saya pasti main lagi, dan yang pasti kalau dapat izin dari suami pasti akan main lagi,” paparnya

Sementara itu, Karyono Pelatih Pencak silat Jatim menambahkan, Memang di awal pertandingan agak berat, karena tidak pernah ketemu dan muka baru, justru itu lebih sulit dan susah melawan muka baru.

“Memang generasi ya Jawa Barat itu muka baru atau bibit baru, dia menarik dari remaja. Tetapi secara kemampuannya sudah tidak kalah, hanya dia kalahnya di pengalamannya saja seandainya dia lebih sabar lagi kita yang pusing. Tetapi bagai manapun juga pengalaman adalah segala-galanya,” imbuh Karyono.

Ini merupakan medali emas pertama kontingen Jawa Timur, setelah sebelumnya hanya meraih 1 perak dan 2 perunggu.

Medali Perak Jawa Timur disumbangkan oleh Surya Ningtyas di kelas C Tanding 60-65 Kg putri, sementara perunggu di raih Eko Febrianto di kelas J Tanding 90-95 Kg putra dan Ahmad Zein Fauzi di kelas H 80-85 kg putra.

Sementara Jawa Barat memimpin perolehan medali pencak silat dengan 14 medali, terdiri dari 6 Emas, 5 perak , dan 3 perunggu. Dibuntuti  Jawa Barat  dengan 3 emas dan 3 Perak.  Tuan rumah Papua  berhasil merebut 9 medali terdiri dari 2 emas, 4 perak dan 3 perunggu. @fredy