LENSAINDONESIA.COM: Tim basket 3×3 putra Jawa Timur membuktikan keperkasaannya di ajang 3×3 pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Jatim sapu bersih tiga laga di babak penyisihan, di Mimika Sport Complex, Mimika, Rabu (13/10/2021).

Lewat hasil tersebut, Jatim memastikan diri lolos ke semifinal. Babak playoff akan dimainkan di Mimika Sport Complex, Mimika, Kamis, (14/10/2021).

Sementara Jatim digawangi empat pemain, yaitu Widyanta Putra Teja, Naja Nazzala Hidayat, Felix Tjandra, dan Padre Taranggiar Hosbach. Mereka bermain bagus sejak hari pertama kemarin. Di laga pertama, Jatim menundukkan Jawa Tengah dengan skor 12-15. Kemudian menyudahi perlawanan Sulawesi Selatan lewat laga ketat yang berakhir dengan keunggulan Jatim, 19-16.

Selain itu, pada laga ketiga, yang berlangsung Rabu sore, Jatim menang 17-14 atas tuan rumah Papua. Jatim sempat khawatir dengan daya juang para pemain Papua. Mengingat mereka belum pernah menang dalam dua laga sebelumnya.

Sementara itu, Papua menguntit perolehan poin Jatim sampai sisa waktu tiga menit terakhir. Jatim hanya mampu unggul satu poin saja (11-10). Jatim memperlebar jarak dari Papua dengan free throw setelah pemain Papua melakukan technical-foul terhadap Felix. Situasi team-foul milik Papua menguntungkan Jatim. Karena setiap pelanggaran yang dilakukan pemain Papua menjadi free-throw. Widi menjadi eksekutor yang baik di menit-menit krusial.

Dengan tiga kemenangan di babak penyisihan, maka Jatim mendapatkan poin sempurna. Mereka berhak melaju ke babak semifinal dengan predikat juara grup.

“Motivasi kami untuk memenangkan game ini (lawan Papua) memang besar. Karena itu sudah jadi target kami yang ingin lolos ke babak semifinal sebagai juara grup. Hasil ini tentu menguntungkan bagi Jatim karena kami bisa jeda satu pertandingan. Di playoff, kami tidak main tiga game beruntun, melainkan hanya semifinal dan final. Kami ingin fokus di dua game tersebut,” terang Widi, usai pertandingan, di Mimika Sport Complex, Mimika, Rabu (13/10/2021).

Meski sudah mendapatkan poin sempurna, bukan berarti Jatim tanpa cela. Sebab, menurut Widi masih banyak yang perlu diperbaiki dari permainan Jatim.

“Sampai game tadi masih ada beberapa celah kekurangan dari tim kami. Namun di playoff nanti, hal-hal seperti itu tidak boleh terulang lagi. Kami harus lebih baik lagi besok,” imbuhnya.

Widi dan kawan-kawan akan menunggu hasil pertandingan babak perempat final yang juga dimainkan besok. Calon lawan yang sudah ada di semifinal saat ini adalah Sulawesi Selatan. Satu calon lainnya dari grup B. @fredy