LENSAINDONESIA.COM: PT Darbe Jaya Abadi yang konsen terhadap bisnis multi produk kini kembangkan sayap menuju digitalisasi.

Hal ini diwujudkan dengan mengembangkan sebuah platform digital bernama Darbe Link yang sudah hadir di Play Store piranti Android.

Nanang Sumartono Hadwidjojo, Komisaris Utama Perseroan mengatakan, aplikasi ini dibesut sebagai alat transaksi non tunai guna meminimalisir interaksi langsung di saat pandemi Covid-19.

“Aplikasi Darbe Link ini dikembangkan untuk antisipasi penyebaran virus Covid-19. Selain itu, platform ini juga membantu transaksi online yang sementara ini digunakan untuk ekosistem bisnis kami,” terang Nanang saat dikonfirmasi, Kamis (14/10/2021).

Ia menambahkan, bahwa Darbe Link bukan sekelas e-commerce besar yang sudh eksis di tanah air ini.

“Darbe Link dikembangkan sebagai inventory real time untuk memudahkan cek stok barang di gudang perseroan kami. Sebab ujung tombak perseroan terletak pada ketersediaan barang. Untuk itu, butuh software di web atau aplikasi agar maksimal menangani kebutuhan para klien,” tandas Nanang.

Untuk website Darbe, lanjutnya, fitur market place berfungsi sebagai penambahan transaksi yang nantinya diarahkan menuju aplikasi Darbe Link.

“Web itu untuk penyajian informasi terkait usaha Darbe. Sedangkan fungsi market place pada web tersebut sebagai perantara menuju aplikasi Darbe Link sebagai jakur transaksinya,” terangnya.

Untuk transaksi umumnya di sebuah aplikasi, pengguna pasti memiliki dana dalam platform tersebut. Dan untuk sementara ini, Darbe Link belum membatasi penyimpanan dana di dalam aplikasi tersebut.

“Yah memang untuk limitasi penyimpanan dana di Darbe Link belum ada batasaan. Sebab klien kami yang menggunakan Darbe Link ada juga yang digunakan untuk transkasi produk dengan nilai yang cukup tinggi. Namun, hal tersebut nantinya akan kami tertibkan agar aplikasi ini bekerja maksimal,” ucap Nanang.

Bahkan, di setiap transaksi atau transfer dana, Darbe Link belum membebankan biaya administrasi. Ini dikarenakan pihak Darbe sudah bekrja sama dengan beberapa perbankan untuk membebaskan biaya administrasi saat transfer ke rekening bank via Darbe Link.

“Untuk transfer dana ke bank, itu tanpa biaya administrasi. Sebab Darbe bekeja sama dengan perbankan di Jatim saat ini,” ucap Nanang.

Saat ini, Darbe Link sudah diinduh oleh 8.000 pengguna dengan pengguna aktif 50 persennya didominasi dari Jawa Timur. Sedangkan 60 persen dari total pengguna tersebut aktif bertransaksi untuk e-commerce produk Darbe.

“Saat ini kita akan edukasi penuh dan mengeksekusi user baru agar Darbe Link ini dijadikan akselerator bisnis oara koien dan mitra kami,” pungkas Nanang.@Eld-Licom