LENSAINDONESIA.COM: Petugas gabungan dari Polres Jombang, Kodim 0814, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan di Kabupaten Jombang melakukan patroli mobiling patuh protokol kesehatan sambil membagikan nasi bungkus kepada juru parkir dan tukang becak.

Ratusan nasi bungkus tersebut berasal dari sejumlah pedagang kaki lima yang dagangannya diborong oleh petugas gabungan.

Kegiatan tertib Prokes dan bakti sosial ini sebagai upaya pemulihan ekonomi dan diberikan kepada masyarakat yang terdampak penerapan PPKM berlevel akibat pandemi COVID-19.

Operasi Yustisi yang melibatkan 35 personel gabungan ini dipimpin perwira pengawas dari Polres Jombang, AKP Mochamad Mukid.

Adapun lima titik sasaran dalam operasi simpatik diantaranya stadion merdeka jalan Gus Dur dan jalan Hayam Wuruk, serta dikawasan pasar citra niaga, jalan A Yani.

“Selama pandemi ini, banyak yang terdampak. Dari situ, kami membeli makanan berupa nasi untuk dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan seperti pengayuh becak, tukang parkir, pemulung dan masyarakat yang melintas,” kata AKP Mukid kepada lensaindonesia.com, Rabu (13/10/2021).

Ia menjelaskan, kegiatan berbagi ini juga merupakan bagian membantu pemerintah dalam menggairahkan atau pemulihan ekonomi. Yakni dengan berbelanja ke pelaku UMKM seperti PKL yang jualan nasi bungkus. Selain membagikan makanan kepada masyarakat yang dibeli dari PKL, juga dibarengi aksi membagikan masker kepada masyarakat.

“Agar masyarakat tetap sehat dan tetap patuh protokol kesehatan, memakai masker, rajin cuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan saat aktivitas di luar rumah. Supaya terhindar dari penularan virus corona yang masih mewabah,” tegasnya Kasat Reskoba Polres Jombang ini.

Mukid mengungkapkan, dalam operasi Yustisi yang berlangsung ini mengedepankan penegakan humanis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tetap patuh protokol kesehatan. Meskipun penyebaran virus corona ini melandai di Kabupaten Jombang yang masuk PPKM level 1, namun tetap tidak boleh lengah.

“Harus tetap waspada, patuhi protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, dan hindari kerumunan,” pesannya.

Operasi yustisi dan berbagi ini berlangsung selama kurang lebih satu jam setengah dengan tidak memberikan tindakan hukuman atau sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan. Sebab, di Kabupaten Jombang kesadaran masyarakat terhadap patuh prokes juga meningkat.

“Semoga ini menjadi kemudahan semua pihak, tetap sehat dan tetap waspada. Alhamdulillah, kesadaran masyarakat juga sangat tinggi. Jadi, kita hanya beri imbauan untuk tetap patuh prokes,” pungkasnya.@Muhammad Ibnu AlFarabi

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagajarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun