LENSAINDONESIA.COM: Tidak lama lagi Rusia bakal meluncurkan Rudal ‘Setan’. Itu sebagai tanda peringatan kepada Ukraina maupun NATO.

Bahkan, Moskow sudah memberikan peringatan kepada warganya adanya pelepasan rudal balistik yang berdampak mengerikan itu.

Moskow juga menyebut apa yang disebut DAYS bakal terjadi di Rusia bagian timur, termasuk tindakan pencegahan darurat.

Namun, hingga kini Kremlin masih merahasiakan jenis rudal apa yang akan dilepaskan tersebut. Kabarnya, Vladimir Putin menginginkan hasil yang maksimal dari uji coba rudal Setan-2. Kali ini, rudal Setan-2 atau yang dikenal juga sebagai Sarmat akan disebarkan ke sejumlah wilayah.

Pejabat di wilayah Kamchatka sudah memberikan memperingatan, bahwa peluncuran yang akan datang dan mengatakan mereka menutup area musim gugur untuk pergerakan orang, peralatan dari semua jenis, penerbangan penerbangan, dan kelompok wisata.

Kabarnya, uji coba diperkirakan akan terjadi antara 6-10 Juni mendatang, dilansir The Sun.

“Di zona bahaya jatuhnya bagian yang memisahkan kendaraan peluncuran atau pecahannya, serta dalam keadaan darurat di lapangan, adalah bagian timur, tenggara distrik Tigilsky, barat daya bagian dari distrik Karaginsky dan bagian barat laut dari distrik Ust-Kamchatsky di wilayah Kamchatka,” tulis sebuah pernyataan di Moskow.

Rudal ‘Setan’ itu ditargetkan pada jangkauan pengujian Kura. Para propagandis Kremlin mengancam Barat dengan Setan-2, misalnya menyarankan Inggris bisa tenggelam di bawah gelombang pasang yang disebabkan oleh rudal.

Sementara, jurnalis TV Zvezda, Alexander Kursky, menyebut di lokasi uji coba militer Kura di Semenanjung Kamchatka. “Kawah yang ditinggalkan oleh peluncuran uji Sarmat ini benar-benar mengejutkan saya,” jelas dia.

“Tidak ada hulu ledak, tetapi kedalamannya 8 meter (26 kaki) dan diameter 20 meter (66 kaki),” [email protected]

Baca Juga:  Wujudkan perdamaian dunia, BKSAP DPR: Indonesia harus bisa jembatani konflik Rusia-Ukraina