LENSAINDONESIA.COM: Lapas Pemuda Madiun berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu-sabu seberat 666,08 gram. Penggagalan itu menjadi sebuah bentuk keteguhan komitmen dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika, sekaligus bukti pelaksanaan pengamanan di area Lapas Pemuda Madiun yang sesuai dengan 3 (Tiga) Kunci Pemasyarakatan + 1 (Satu) Back to Basic.

Dikutip dari siaran pers yang dilakukan Kanwil Kumham Jatim, Rabu (15/6/2022). Kakanwil Zaeroji mengungkapkan, penggagalan upaya penyelundupan barang haram tersebut terjadi di halaman Lapas yang dipimpin Ardian Nova Christiawan itu, Senin (13/6/2022) siang sekitar pukul 13.05 WIB.

Awalnya, dua orang berinisial MF (21) dan AP (24) mengendarai roda empat dengan nopol W 1897 AB berhenti di Pos Pengawasan dan Pemeriksaan Lapas untuk diperiksa. Ketika ditanya, dua orang tersebut mengaku akan mengantar barang paketan tetapi tidak jelas akan ditujukan kepada siapa.

“Keduanya membawa bungkusan yang mencurigakan yang berada di bawah kursi penumpang,” ujar Zaeroji.

Curiga dengan gelagat yang ditunjukkan, petugas berinisiatif melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan, selanjutnya didapati adanya barang haram yang disembunyikan di bawah kursi penumpang di dalam kendaraan.

Mendapati hal tersebut, petugas pun langsung mengamankan keduanya. Selanjutnya, petugas berkoordinasi dengan Polres Madiun Kota. Setibanya di lokasi kejadian, Kasat Reskoba Polres Madiun Kota AKP. Aris Harianto mendatangi Lapas dan bersama-sama memeriksa bungkusan mencurigakan tersebut.

“Setelah dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan, dari bungkusan tersebut di dalamnya berisi barang yang diduga narkotika,” ungkap pria asal Solo tersebut.

“Salah satunya ada narkotika jenis sabu-sabu seberat 666,08 gram,” imbuhnya.

Zaeroji juga menyebutkan, selain sabu-sabu, barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka tersebut berupa ganja 60 gr, inex 100 butir, double L 20 butir, timbangan elektrik, plastik klip, lakban warna coklat dan gunting.

Baca Juga:  Road to Kilau Raya MNCTV, puluhan ribu masyarakat Madiun banjiri Alun-alun Reksogati

Sementara itu, di lokasi yang berbeda, Kalapas Pemuda Madiun Ardian Nova Christiawan mengatakan, kejadian tersebut memang benar adanya, dan rilisan pers dari Kanwil Jatim berdasarkan Laporan Atensi yang dikirim untuk Kakanwil Kemenkumham Jatim.

“Saat ini kan sudah kami serahkan ke Polres Madiun Kota dan sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Polres Madiun Kota. Terkait dengan pers conference kita akan menunggu dulu dari pihak kepolisan dulu agar selesai proses penyidikan agar nanti akan diundang untuk pers conference,” ujarnya singkat. @LImad