LENSAINDONESIA.COM: Roda mutasi di jajaran Pemkab Gresik kembali bergulir. Kali ini, ada empat jabatan yang dimutasi oleh Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atau yang akrab dipanggil Gus Yani.

Yakni, pejabat tinggi Pratama, administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional.

Total ada 186 orang yang dilantik dalam mutasi tersebut. Terdiri dari 9 orang pimpinan tinggi pratama. Kemudian 60 orang administrasi, 53 orang pengawas, dan 64 orang fungsional.

Dalam keterangannya, Bupati Gresik Gus Yani mengatakan, pelantikan akan menjadi berkah karena melewati masa yang sulit. Yakni, pandemi covid-19 yang sampai saat ini masih melanda dan belum berakhir.

“Ini menjadi harapan besar karena sudah waktunya melakukan akselerasi ditengah melandainya pandemi. Kendati wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) masih tinggi,” jelas dia.

Selain itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan, bahwa pejabat yang dilantik harus melakukan sinergi mengatasi persoalan PMK. Vaksinasi hewan ternak (sapi potong) menjadi prioritas utama termasuk juga sapi perah yang menghasilkan susu.

“Kami berharap sinergitas bagi seluruh pejabat baru agar memberi kontribusi yang positif serta dukungan ditengah semester dua,” paparnya

Pejabat baru yang dilantik, diantaranya Andhy Hendro Wijaya eks Sekda Pemkab Gresik dan pernah menjabat sebagai staf ahli bupati. Kini menempati jabatan baru sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Jabatan Kabag Protokol Komunikasi dan Pimpinan (Prokopim) yang semula dijabat oleh Gunawan Putra Atmaja diganti oleh Johar Gunawan. @rd

Baca Juga:  Banjir rob, 3 kecamatan di Gresik terendam air