LENSAINDONESIA.COM: Petrokimia Gresik dorong kebangkitan UMKM untuk penguatan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.

Dengan program Mangga Madu/Muda Business Competition (MMBC) 2022. Program pemberdayaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) ini memasuki penjurian final secara hybrid.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, UMKM berperan strategis sebagai pilar perekonomian Indonesia yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

“Oleh karena itu, sebagai bagian dari Pupuk Indonesia dan BUMN yang merupakan lokomotif pembangunan bangsa, program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Petrokimia Gresik salah satunya berfokus pada pendanaan dan pendampingan UMKM, termasuk program MMBC ini,” ujar Dwi Satriyo dari keterangan tertulisnya, Jumat (24/06/2022).

MMBC yang digelar demi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Petrokimia Gresik yang menyasar dua segmen peserta. Pertama, Mitra Kebanggaan (Mangga) Muda yang diperuntukkan bagi mahasiswa aktif, dan Mangga Madu bagi istri karyawan Petrokimia Gresik.

Melalui program Mangga Muda, Petrokimia Gresik mendorong generasi muda untuk meningkatkan jiwa entrepreneur yang profesional, dan memberi akses permodalan dan pembinaan bagi generasi muda dalam mengembangkan usahanya.

“Berwirausaha di usia muda membutuhkan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman yang cukup. Melalui kegiatan ini, selain menambah pengalaman diharapkan bisa memperluas networking para peserta untuk meningkatkan kinerja usahanya,” imbuhnya.

Sedangkan pada program Mangga Madu, Petrokimia Gresik ingin mengoptimalkan potensi perempuan agar menjadi entrepreneur, dimana perempuan dikenal mempunyai keunggulan multitasking dalam mengerjakan dua atau lebih pekerjaan sekaligus.

“Ini juga menjadi persiapan dini untuk bekal saat pensiun nanti, terutama bagi para istri yang memiliki usaha sendiri. Sehingga dapat meningkatkan peran perempuan sebagai pilar ekonomi keluarga,” ungkapnya.

Dalam tahapan final ini, masing-masing Mangga Muda dan Mangga Madu menyisakan sepuluh tim yang terbagi ke dalam dua sub kategori, yaitu creativesociopreneur dan agrosociopreneur.

Baca Juga:  Usaha putra Majapahit, UMKM sepatu Sakha Makmur kini raup omset milyaran per bulan

Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Ciputra, Prof. Dr. Christina Whidya Utami sekaligus Dewan Juri menuturkan, seorang entrepreneur itu bisa diedukasi, dan MMBC ini merupakan salah satu media mencetak entrepreneur yang inovatif.

“Saya mengapresiasi inovasi para finalis yang menjadikan bisnisnya sustainable. Semoga menginspirasi,” ujar Prof. Christina.

Pemenang masing-masing kategori akan memperoleh hadiah total Rp75 juta dan pendanaan usaha total senilai Rp 3 miliar. Dimana pemenang akan diumumkan pada 2 Juli 2022 dalam acara Mangga Hybrid Expo dan selanjutnya mengikuti Inkubasi UMKM untuk menjadi Petrokimia Gresik School of Business and Management.@Rel-Licom